Vladimir Putin ternyata menyambut positif rencana perdamaian dari Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik dengan Ukraina. Rencana yang didukung oleh Donald Trump ini, menurutnya, bisa jadi landasan untuk menyelesaikan perang yang sudah berlarut-larut ini.
Tapi, ada ancaman yang jelas. Putin menegaskan, kalau Ukraina menolak, pasukannya akan terus maju. Bahkan, dia tak segan-segan mengancam akan merebut lebih banyak wilayah lagi jika Presiden Zelensky ogah bernegosiasi. Laporan ini datang dari AFP, Sabtu (22/11/2025).
Rencana AS yang terdiri dari 28 poin itu rupanya sejalan dengan tuntutan utama Rusia, khususnya soal penolakan keanggotaan Ukraina di NATO. Intinya, sebagian besar isinya terlihat memenuhi banyak permintaan Moskow pasca-invasi mereka di tahun 2022.
“Saya yakin ini bisa dipakai sebagai dasar buat penyelesaian akhir yang damai,” ujar Putin dalam rapat Dewan Keamanan Rusia, Jumat (21/11).
Artikel Terkait
Angin Kencang Porak-Porandakan Peternakan Ayam di Pati, Kerugian Capai Miliaran
AHY Bagikan Sembako ke Jemaat Gereja, Dana dari Lelang Lukisan SBY
Pemerintah Tetapkan 16 Hari Libur Nasional dan 6 Cuti Bersama untuk Tahun 2026
Polisi Padang Tangkap Spesialis Bobol Rumah Usai Curi Ponsel Senilai Rp18 Juta