“Jumlah desanya terbesar, 7.810 desa. Jawa Tengah akan menjadi role model ke depan,” tegasnya.
Budaya lokal juga tak dilupakan. Pagelaran wayang kulit, misalnya, akan menjadi salah satu suguhan yang menguatkan nuansa tradisi dalam kemeriahan acara.
“Ini jauh lebih besar dari Hari Desa di Subang waktu itu. Lebih banyak pihak terlibat dan skalanya lebih luas,” jelas Yandri dengan penuh keyakinan.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyatakan kesiapan penuh daerahnya. Kick-off acara akan dilaksanakan di Kabupaten Semarang, sementara puncaknya berpindah ke Boyolali.
“Pemprov Jawa Tengah akan menggandeng pihak-pihak kepolisian, TNI untuk menyukseskan kegiatan berskala nasional ini. Artinya, Jawa Tengah berkomitmen seperti semangat Hari Desa Nasional 'Membangun Indonesia Dimulai dari Jawa Tengah',” kata Taj Yasin.
Rapat persiapan itu sendiri dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Mulai dari Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Bupati Boyolali Agus Irawan, perwakilan Forkompimda Jawa Tengah dan Kabupaten Semarang. Dari pihak kementerian, hadir mendampingi Mendes Yandri, Wakil Mendes PDT Ariza Patria, Sekjen Taufik Madjid, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Artikel Terkait
Tiket Mudik Lebaran Diskon 30% di Daop 9 Jember Hampir Habis
Anak Kandung Diduga Curi Motor Ayahnya di Tanggamus
Gubernur Papua Barat Daya Serahkan Tiga Puskesmas Keliling Air untuk Jangkau Daerah Kepulauan
Arab Saudi Naikkan Hadiah Kompetisi Hafalan Al-Quran Jadi Rp40 Miliar