Kapolri Turun Langsung, Periksa Ketangguhan Alat Berat Penanggulangan Bencana di Yogyakarta

- Jumat, 21 November 2025 | 10:25 WIB
Kapolri Turun Langsung, Periksa Ketangguhan Alat Berat Penanggulangan Bencana di Yogyakarta
Kesiapsiagaan Bencana DIY Diperiksa Langsung Kapolri

Kapolri Tinjau Kesiapan Tanggap Bencana di Yogyakarta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung ke Yogyakarta untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Ia mengecek sarana dan prasarana, mulai dari kendaraan hingga peralatan tanggap darurat yang dimiliki Polda DIY. Semuanya dinyatakan siap siaga.

Pengecekan ini dilakukan di Satbrimobda Polda DIY pada Jumat (21/11/2025). Acara itu cukup ramai. Sigit tak sendirian. Ia datang dengan sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri. Di antaranya ada Kabaintelkam Komjen Yuda Gustawan, Dankorbrimob Komjen Ramdani Hidayat, serta sejumlah Asisten Kapolri seperti Irjen Anwar (SDM) dan Irjen Suwono Nainggolan (Logistik). Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono dan Danrem 027/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo juga turut mendampingi, menunjukkan kerjasama yang solid antar-institusi.

Sebelum memeriksa peralatan, Kapolri lebih dulu mendengarkan paparan. Penjelasan datang dari Ka Stasiun Meteorologi Kelas II Yogyakarta dan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Geologi DIY. Mereka memberi gambaran tentang kondisi terkini Gunung Merapi serta langkah-langkah antisipasi yang sudah disiapkan.

Lalu, bagaimana dengan peralatan yang dimiliki? Ternyata cukup lengkap. SAR Satbrimob Polda DIY dilengkapi dengan teknologi canggih. Ada GPS untuk navigasi dan satelit, driver transponder untuk melacak posisi penyelam di air, serta peralatan selam lengkap. Mereka juga punya driver tracker system yang memungkinkan pemantauan lokasi penyelam secara real time. Untuk evakuasi korban dari reruntuhan, ada heavy duty hydraulic battery rescue ram yang bisa mengangkat benda-benda berat. Alat ini sangat vital dalam situasi seperti kecelakaan lalu lintas parah, gempa bumi, atau bangunan roboh.

Di sisi lain, armada kendaraannya juga tak kalah impresif. Terparkir siap siaga kendaraan SAR Tata, double cabin, dapur lapangan dalam ukuran besar dan sedang, serta kendaraan tempur APC Komodo. Tak hanya itu, Ditpolair Polda DIY punya peralatan sendiri. Mulai dari ATV, UTV, Jetski, scooter selam, hingga kamera pencitraan termal (thermal imaging camera) yang sangat berguna untuk mendeteksi korban melalui suhu tubuh mereka.

Selain urusan peralatan, ada kegiatan lain yang tak kalah penting. Di lokasi yang sama, Kapolri juga menghadiri acara bakti kesehatan yang melayani 500 orang warga. Masyarakat bisa memeriksakan kesehatan umum, gigi, hingga mata. Bahkan, ada layanan laboratorium sederhana dan yang menarik, pembagian kacamata baca gratis bagi yang membutuhkan.

Tak lupa, perhatian juga diberikan kepada para penyandang disabilitas. Sebanyak lima orang warga Kota Yogyakarta secara resmi menerima bantuan kursi roda dalam acara tersebut.

Kegiatan sosial ini ditutup dengan pembagian 500 paket bantuan sosial (bansos). Isinya beragam sembako, seperti beras, gula, minyak goreng, teh, dan terigu. Sebuah upaya konkret untuk meringankan beban warga di tengah kesiapan menghadapi potensi bencana.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar