Lantas, apa penyebabnya? Menurut penuturan Danang, hujan dengan intensitas sangat tinggi menjadi pemicu utamanya. Saat itu, jumlah pengunjung juga terbilang ramai. Namun begitu, dia menegaskan bahwa semua pengunjung yang berada di sekitar lokasi dalam kondisi aman dan sudah dievakuasi ke jalur lain.
"Kondisi pengunjung normal saja, jumlahnya ribuan lah ya. Tapi ya nggak semuanya berada di lokasi kejadian," ujarnya mencoba melukiskan situasi. "Kebetulan di area Puncak ini lagi tinggi intensitas hujannya. Debit air jadi tinggi, murni karena curah hujan yang ekstrem. Nggak meluap ke mana-mana," tambahnya, meyakinkan.
Sebagai langkah antisipasi, petugas telah disiagakan di titik-titik tertentu, terutama di kawasan satwa. Tugas mereka adalah memantau dan memberi informasi jika ada situasi yang membahayakan pengunjung atau hewan. "Keeper kita berjaga di situ. Kalau ada kondisi rawan, yang diprioritaskan ya keamanan pengunjung dulu," pungkas Danang.
Artikel Terkait
Gus Imron Tuding Islah di Tubuh PBNU Hanya Wacana Belaka
Wamen Dalam Negeri Sambangi Sekolah Rakyat, Serukan Semangat Belajar untuk Masa Depan Bangsa
Polisi dan Warga Megamendung Gelar Doa Bersama untuk Jaga Keamanan
Sekolah Rakyat Prabowo Tembus 104 Titik, Targetkan 200 Gedung pada 2027