Lantas, apa penyebabnya? Menurut penuturan Danang, hujan dengan intensitas sangat tinggi menjadi pemicu utamanya. Saat itu, jumlah pengunjung juga terbilang ramai. Namun begitu, dia menegaskan bahwa semua pengunjung yang berada di sekitar lokasi dalam kondisi aman dan sudah dievakuasi ke jalur lain.
"Kondisi pengunjung normal saja, jumlahnya ribuan lah ya. Tapi ya nggak semuanya berada di lokasi kejadian," ujarnya mencoba melukiskan situasi. "Kebetulan di area Puncak ini lagi tinggi intensitas hujannya. Debit air jadi tinggi, murni karena curah hujan yang ekstrem. Nggak meluap ke mana-mana," tambahnya, meyakinkan.
Sebagai langkah antisipasi, petugas telah disiagakan di titik-titik tertentu, terutama di kawasan satwa. Tugas mereka adalah memantau dan memberi informasi jika ada situasi yang membahayakan pengunjung atau hewan. "Keeper kita berjaga di situ. Kalau ada kondisi rawan, yang diprioritaskan ya keamanan pengunjung dulu," pungkas Danang.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton Rp129 Juta
KPK Ungkap Kepala OPD di Tulungagung Terpaksa Berutang Penuhi Jatah Bupati