Jateng Jadi Role Model Nasional, Raih Apresiasi untuk Pos Bantuan Hukum Desa

- Rabu, 19 November 2025 | 15:35 WIB
Jateng Jadi Role Model Nasional, Raih Apresiasi untuk Pos Bantuan Hukum Desa
Berita Hukum Jateng

Jawa Tengah Raih Apresiasi Nasional untuk Inovasi Pos Bantuan Hukum Desa

Semarang, 19 November 2025

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima pengakuan tingkat nasional atas komitmennya dalam memperluas akses keadilan hingga ke tingkat akar rumput. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam acara Peresmian Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan dan Pembukaan Pelatihan Paralegal Provinsi Jateng, yang digelar di Gedung Ghradika Bakti Praja, Kota Semarang.

Selain kepada Pemprov Jateng, penghargaan serupa juga diberikan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang dinilai berperan besar mendukung pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh desa dan kelurahan di Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Taj Yasin menyatakan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah titik akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus mewujudkan keadilan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Melalui Posbankum ini, permasalahan hukum masyarakat bisa ditangani lebih cepat dan dekat. Ini adalah langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan hukum kepada mereka yang membutuhkan," ujar Taj Yasin dalam keterangan tertulisnya.

Jateng Jadi Role Model Nasional

Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, dalam pidatonya menyebut Jawa Tengah sebagai contoh ideal atau role model bagi provinsi lain. Keberhasilan Jateng dalam menyelesaikan sejumlah kasus melalui Posbankum menjadi indikator utama pujian tersebut.

“Posbankum ini merupakan tempat penyelesaian awal, yang diharapkan akan menjadi solusi untuk persoalan keadilan pertama bagi masyarakat, dengan mengedepankan restorative justice,” tegas Supratman.

Ia juga mengapresiasi sinergi yang dibangun antara Posbankum dengan program unggulan Jateng, ‘Kecamatan Berdaya’. Kolaborasi ini dinilai sangat efektif dalam memberikan perlindungan dan pendampingan hukum bagi kelompok rentan, termasuk perempuan, anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Pencapaian 100% dan Jembatan Keadilan di Level Desa

Pencapaian monumental Jawa Tengah dalam merampungkan pendirian Posbankum di 100% desa dan kelurahan mendapat pujian khusus dari Duta Posbankum Indonesia, Sherly Tjoanda. Ia mengaku terkagum-kagum dengan komitmen dan realisasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.

"Posbankum adalah jembatan bagi masalah dan solusi yang dihadapi masyarakat di level terbawah. Lembaga ini mengemban fungsi strategis untuk memulihkan hubungan sosial dan kekeluargaan, sekaligus memastikan warga yang lemah secara ekonomi dan sosial tetap terlindungi hak-hak hukumnya," jelas Sherly yang juga merupakan Gubernur Maluku Utara.

Dengan adanya Posbankum yang telah menjangkau seluruh wilayah, Jawa Tengah dinilai telah membangun gerbang utama akses keadilan yang efektif dan berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan sengketa, tetapi juga membangun kesadaran hukum dan memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar