Taktik Rahasia KPK Membongkar Kasus Korupsi: Profiling Saksi hingga Ice Breaking

- Selasa, 18 November 2025 | 22:15 WIB
Taktik Rahasia KPK Membongkar Kasus Korupsi: Profiling Saksi hingga Ice Breaking
Taktik Rahasia KPK Membongkar Kasus Korupsi Saat Pemeriksaan Saksi

Inilah Taktik dan Strategi Pemeriksaan KPK untuk Ungkap Kasus Korupsi

Proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seringkali menjadi momen yang ditakuti oleh para pejabat, pengusaha, dan pihak terkait lainnya. Bagi banyak orang, pertanyaan besar yang muncul adalah, bagaimanakah sebenarnya KPK berhasil membongkar berbagai dugaan kasus korupsi melalui tahap pemeriksaan saksi? Simak penjelasan mengenai metode yang digunakan.

Langkah Awal: Profiling dan Pemetaan Latar Belakang Saksi

Pejabat KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa langkah pertama yang krusial adalah melakukan profiling terhadap saksi yang akan diperiksa. Tim penyidik akan memetakan latar belakang, karakter, dan bahkan kehidupan pribadi dari individu yang dihadapi.

"Sebagai penyidik, hal pertama yang kami lakukan adalah membuat profil. Kami melihat, 'Oh, ini siapa yang akan diperiksa hari ini? Si A, misalnya.' Kami analisis dulu latar belakangnya. Misalnya, jika diketahui ia memiliki banyak pacar, itu menjadi salah satu pertimbangan," jelas Asep dalam sebuah kesempatan di Bogor, Jawa Barat.

Menggali Sampai ke Riwayat Asmara dan Kecenderungan Berbohong

KPK melakukan pendalaman yang sangat detail, termasuk mengulik riwayat hubungan asmara seorang saksi. Menurut Asep, terdapat korelasi antara kecenderungan untuk tidak jujur dengan dinamika kehidupan pribadi seseorang.

"Maksud dari banyak pacar adalah, kami harus lebih berhati-hati. Biasanya, orang yang memiliki banyak kenalan atau hubungan cenderung memiliki kemauan untuk berbohong," ujarnya. Sebaliknya, jika saksi dikenal sebagai pribadi yang religius, maka pendekatan yang digunakan oleh penyidik akan lebih menekankan pada nilai-nilai agama.

Teknik Ice Breaking: Membicarakan Hobi dan Keluarga

Strategi lain yang tidak kalah penting adalah pendekatan psikologis melalui obrolan ringan. Sebelum masuk ke inti pemeriksaan, penyidik KPK akan membangun suasana yang lebih rileks dengan membicarakan topik-topik yang disukai oleh saksi.

"Kami mengobrol terlebih dahulu sebagai ice breaker. Kami ajak bicara tentang keluarganya, hobinya, dan berbagai hal lain untuk mencairkan suasana," sebut Asep. Teknik ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan membuat saksi lebih kooperatif sebelum pertanyaan inti seputar kasus diajukan.

Dengan kombinasi antara analisis profil yang mendalam dan pendekatan psikologis yang tepat, KPK berusaha maksimal untuk menggali informasi dan keterangan yang valid gung mengungkap kebenaran dalam suatu kasus korupsi.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar