Setelah persiapan di warung kopi dinyatakan selesai, para tersangka bergerak menuju salah satu pusat perbelanjaan. Mereka menggunakan dua mobil yang berbeda untuk perjalanan ini. Heras, Andre, Ronald, Berto, dan Refi menumpang mobil Avanza berwarna putih. Sementara itu, Feri sendiri menggunakan mobil Calya bersama dengan Franky.
Kronologi Penculikan dan Penemuan Korban
Ilham Pradipta dilaporkan diculik usai menghadiri sebuah meeting di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 20 Agustus 2025. Nasib naas menimpa Ilham ketika jenazahnya ditemukan di antara semak-semak di daerah Serang Baru, Kabupaten Bekasi, tepatnya pada tanggal 21 Agustus. Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan dengan wajah, kaki, dan tangannya terikat erat menggunakan lakban hitam.
Motif Dibalik Penculikan: Pencurian Dana Rekening Dorman
Motif utama dibalik penculikan dan pembunuhan ini berawal dari niat jahat tersangka berinisial Ken atau C. Tersangka ini berencana mencuri dana yang terdapat dalam rekening dormant atau rekening tidak aktif. Namun, untuk melakukan aksinya, Ken membutuhkan persetujuan atau otorisasi dari kepala cabang bank.
Karena tidak mendapatkan otorisasi tersebut secara legal, Ken kemudian merencanakan pemaksaan terhadap Ilham Pradipta. Informasi mengenai rekening dormant yang menjadi target pencurian ini didapatkan Ken dari seorang teman yang berinisial S. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami dan melakukan pengejaran terhadap S, karena identitasnya belum diungkap secara jelas oleh Ken selama proses pemeriksaan.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah
Wamen Dalam Negeri Tinjau Penerapan WFH ASN Bekasi, Apresiasi Capaian 40 Persen