Perayaan Natal Nasional 2026 juga akan memiliki dimensi kemanusiaan internasional. Prabowo Subianto menyetujui proposal agar perayaan ini menjadi wujud solidaritas untuk rakyat Palestina. Rencananya, Duta Besar Palestina akan diundang secara khusus untuk menerima persembahan yang dikumpulkan selama acara.
"Ini bukan sekadar masalah agama, tetapi lebih kepada nilai-nilai kemanusiaan universal," tambah Sirait menegaskan filosofi di balik inisiatif tersebut.
Panitia telah mempersiapkan kuota undangan sebanyak 5.000 orang dengan komposisi yang inklusif. Rincian peserta meliputi anak yatim piatu, penyandang disabilitas, janda, serta 500 guru agama Kristen, 500 guru agama Katolik, dan 500 guru sekolah negeri yang akan mendapat perhatian khusus.
Artikel Terkait
Program Beasiswa S1 Guru 2026: Pengalaman Mengajar Dikonversi Jadi SKS
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Lanjutan untuk Pemulihan Aceh
KPK Amankan Delapan Orang di Kantor Pajak Jakut Terkait Dugaan Suap Pengurangan Pajak
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Pegawai dan Wajib Pajak Diamankan