Perayaan Natal Nasional 2026 juga akan memiliki dimensi kemanusiaan internasional. Prabowo Subianto menyetujui proposal agar perayaan ini menjadi wujud solidaritas untuk rakyat Palestina. Rencananya, Duta Besar Palestina akan diundang secara khusus untuk menerima persembahan yang dikumpulkan selama acara.
"Ini bukan sekadar masalah agama, tetapi lebih kepada nilai-nilai kemanusiaan universal," tambah Sirait menegaskan filosofi di balik inisiatif tersebut.
Panitia telah mempersiapkan kuota undangan sebanyak 5.000 orang dengan komposisi yang inklusif. Rincian peserta meliputi anak yatim piatu, penyandang disabilitas, janda, serta 500 guru agama Kristen, 500 guru agama Katolik, dan 500 guru sekolah negeri yang akan mendapat perhatian khusus.
Artikel Terkait
Kuota Haji Papua Dipangkas, Waktu Tunggu Membengkak Jadi 28 Tahun
Grace Natalie Buka Pintu Lebar PSI untuk Tokoh Nasional
Fortuner Tabrak Sigra yang Berhenti di Bahu Jalan Gading Serpong
Persib Hadapi Ujian Berat dari Bali United di GBLA, Perjuangkan Puncak Klasemen