Film NIA diadaptasi dari peristiwa nyata yang terjadi di daerah Padang Pariaman, Sumatera Barat. Film ini mengisahkan tentang perjuangan hidup seorang gadis bernama Nia Kurnia Sari yang menjadi tulang punggung keluarganya setelah orang tuanya bercerai.
Nia digambarkan sebagai sosok yang tangguh, menghidupi keluarganya dengan berjualan gorengan sekaligus merawat ibu yang sedang sakit. Namun, keteguhan hatinya harus berhadapan dengan nasib tragis.
Pada suatu sore, dalam perjalanan pulang di tengah hujan melalui jalur sepi, Nia menjadi korban kejahatan yang dilakukan oleh seorang pemuda pengguna narkoba. Kejadian ini kemudian membawa petaka, dimana Nia dinyatakan hilang dan pencarian besar-besaran dilakukan oleh warga, kepolisian, dan keluarganya.
Tiga hari pasca kejadian, jasad Nia akhirnya ditemukan di tepi saluran irigasi, sementara pelaku berhasil melarikan diri. Film ini tidak hanya menyajikan drama emosional yang mendalam, tetapi juga menyoroti isu sosial seperti kekerasan terhadap perempuan, dampak buruk penyalahgunaan narkoba, serta nilai solidaritas dan gotong royong masyarakat dalam mencari keadilan.
Film NIA hadir sebagai cerminan realita sosial yang patut untuk disimak, sekaligus menjadi media edukasi tentang pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya narkoba dan kejahatan di sekitar kita.
Artikel Terkait
Warga Srengseng Kesal, Oknum Wanita Kabur Bayar Usai Makan-Minum di Warung
Dana Otsus Triwulan I 2026 Cair untuk 16 Daerah Papua, Penyaluran Tercepat Sejak Implementasi
Pembangunan Jalan Pengganti di Batu Tulis Bogor Dimulai, Proses Lelang Fisik Masih Berjalan
Surabaya Raih Penghargaan Global untuk Inovasi Popok Pakai Ulang