Keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) Capai 48% dari Total Kasus Keracunan Pangan Nasional
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan data mengejutkan dimana program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyumbang hampir setengah dari seluruh kasus keracunan pangan yang terjadi di Indonesia. Angka persisnya mencapai 48% dari total kejadian keracunan nasional.
Merespon temuan ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyatakan bahwa persoalan ini telah menjadi tanggung jawab Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Pernyataan ini disampaikan usai menggelar rapat lintas kementerian di Gedung Kemenko PMK, Jakarta Pusat.
Pratikno juga menekankan pentingnya peran semua pihak untuk mencegah terulangnya kejadian keracunan MBG di masa depan. Ia menambahkan bahwa ia akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan menteri terkait, mengingat program MBG sendiri dikoordinasikan oleh Menko PM, Muhaimin Iskandar.
Rincian Data Keracunan Pangan dari BGN
Paparan lebih detail disampaikan oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR. Dadan menjelaskan bahwa total kejadian keracunan pangan di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 441 kasus.
Dari jumlah tersebut, kejadian keracunan yang bersumber dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencatatkan angka sebanyak 211 kasus. Angka inilah yang membuat kontribusi MBG terhadap keracunan pangan nasional berada pada level 48%.
Data ini menyoroti perlunya perhatian dan penanganan serius terhadap aspek keamanan dan higienitas dalam pelaksanaan program bantuan pangan pemerintah, khususnya MBG, untuk memastikan kesehatan dan keselamatan penerima manfaat.
Artikel Terkait
Kawanan Gajah Sumatera Mengamuk di Perumahan Karyawan Siak, Satu Anak Gajah Terperosok Septic Tank
BMKG Peringatkan Gelombang 6 Meter Ancam Perairan Selatan NTB
Manchester United Kembali ke Empat Besar Usai Kalahkan Everton 1-0
Ledakan di Mykolaiv Lukai Tujuh Polisi, Diduga Serangan yang Ditargetkan