Tentara Israel kembali melancarkan operasi militer di Tepi Barat dengan menewaskan dua orang yang diduga militan Palestina. Insiden terbaru ini terjadi di dekat permukiman Karmei Zur, menurut pernyataan resmi IDF yang dikutip media internasional.
Di sisi lain, otoritas Palestina melaporkan eskalasi kekerasan oleh pemukim Israel dengan membakar Masjid Hajja Hamida di Deir Istiya. Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam keras aksi pembakaran tempat ibadah ini sebagai pelanggaran kesucian dan bentuk rasisme sistematis.
Dokumentasi foto dari lokasi kejadian memperlihatkan kerusakan parah pada interior masjid, termasuk mushaf Al-Qur'an yang hangus terbakar dan dinding yang menghitam akibat kobaran api. Grafiti juga ditemukan mencoret dinding bangunan tempat ibadah tersebut.
Gelombang kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat dilaporkan semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini memicu kecaman luas dari komunitas internasional sekaligus kritik langka dari dalam lingkungan militer dan pemerintah Israel sendiri.
Artikel Terkait
Guterres Murka, Rusia Hantam Infrastruktur Vital Ukraina di Tengah Beku
Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Pandeglang Dini Hari
Ribuan Warga Padati Kemayoran, Gubernur Soroti Peran Keluarga dalam Perayaan Natal Bersama
Hanif Dhakiri Desak Pengawasan Proaktif untuk Jaga Data Nasabah