Komisi Percepatan Reformasi Polri: Langkah Strategis untuk Tingkatkan Kepercayaan Publik
Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, menilai tinggi pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, inisiatif ini merupakan sebuah keputusan yang sangat berharga dan momentum langka yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh elemen bangsa.
"Kesempatan emas ini jarang terulang. Oleh karena itu, kami membuka diri seluas-luasnya kepada seluruh stakeholder dan masyarakat untuk turut berkontribusi positif dalam mewujudkan tujuan reformasi Polri," tegas Otto Hasibuan seusai audiensi dengan tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Komplek PTIK, Jakarta Selatan.
Otto menjelaskan bahwa komisi telah melakukan identifikasi masalah berdasarkan aspirasi masyarakat. Namun, yang lebih penting lagi, komisi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan solusi konkret bagi perbaikan institusi Polri.
"Misalnya, jika ada keluhan mengenai proses kenaikan pangkat di Polri yang dinilai sulit, kami harap itu diiringi dengan solusi. Kami ingin mengetahui perspektif masyarakat dalam menyelesaikan suatu masalah," ujarnya.
Artikel Terkait
KPK Tangkap 16 Orang dalam OTT, Termasuk Bupati Tulungagung
Menteri PU Akan Temui Kejati DKI Bahas Penggeledahan Kantor Terkait Kasus Korupsi
Kemenkeu Pertimbangkan Tukar Guling Geo Dipa dengan PNM
Menteri PU Buka Ruang Kerja untuk Penyidik, Klaim Patuhi Arahan Presiden