Kelas Jurnalistik Surau Academy: Manfaatkan Media Digital untuk Dakwah
Surau Academy di Kota Bogor telah menyelenggarakan kelas jurnalistik khusus bagi siswa kelas X. Pelatihan intensif ini berlangsung selama dua hari, pada Senin dan Rabu, tanggal 10 dan 12 November 2025, bertempat di Gedung Surau Academy yang terletak di Jalan Perumahan Bogor Baru, Tegallega.
Sebagai pemateri, Syaiful Falah, seorang jurnalis berpengalaman, hadir untuk membagikan ilmu dan strategi. Fokus utama pelatihan ini adalah membekali generasi muda dengan kemampuan untuk menjadikan media sebagai sarana dakwah yang efektif di era digital.
Dakwah di Era Digital: Kewajiban dan Peluang
Syaiful Falah menekankan landasan dakwah dalam Islam dengan mengutip Surah Ali Imran ayat 104. Ayat tersebut menegaskan perintah Allah SWT agar ada segolongan umat yang senantiasa menyeru kepada kebaikan, menyuruh pada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar.
Dijelaskannya, perkembangan pesat teknologi informasi dan media digital membuka peluang baru untuk melaksanakan kewajiban ini. Dakwah melalui media dinilai sangat efisien karena pesan kebaikan dapat disebarluaskan dengan cepat, menjangkau audiens yang luas, dan dapat diakses kapan saja.
Media Digital: Pisau Bermata Dua
Dalam paparannya, Syaiful memberikan analogi gadget yang diibaratkan seperti pisau. Alat ini bisa digunakan untuk tujuan positif, seperti memudahkan dakwah dan menebar ilmu, namun juga berpotensi untuk hal-hal yang negatif jika tidak digunakan dengan bijak.
Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim, khususnya generasi muda, untuk memiliki kesadaran dan skill dalam memanfaatkan media digital. Tujuannya adalah mengoptimalkan platform tersebut untuk konten-konten yang bermanfaat dan bernilai ibadah, bukan sekadar hiburan.
Teori dan Praktik Menulis Berita
Kelas jurnalistik Surau Academy ini dirancang dengan dua sesi utama, yaitu teori dan praktik. Para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman konseptual tentang pentingnya dakwah media, tetapi juga langsung diajak untuk mempraktikkan teknik dasar penulisan berita yang baik dan menarik.
Dengan demikian, diharapkan para peserta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif tetapi juga mengandung nilai-nilai dakwah Islam.
Artikel Terkait
Mobil Hangus Terbakar di Tol Surabaya-Gresik Diduga Akibat Korsleting
Ketua BEM UGM Tuntut Penghentian Intimidasi terhadap Keluarganya
Duo Tuan Rumah Juarai AFG Cup, Bawa Pulang Rp40 Juta
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Cerah Berawan, Waspada Hujan Ringan Dini Hari