Pentingnya Kesehatan Mental & Anti-Bullying di Sekolah Pasca Ledakan SMAN 72 Jakarta

- Rabu, 12 November 2025 | 13:00 WIB
Pentingnya Kesehatan Mental & Anti-Bullying di Sekolah Pasca Ledakan SMAN 72 Jakarta

Pentingnya Kesehatan Mental dan Pencegahan Bullying di Sekolah Pasca Ledakan SMAN 72 Jakarta

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya kesehatan mental dan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan. Pernyataan ini disampaikan menanggapi insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, yang menyebabkan puluhan korban luka-luka.

Dalam pidatonya pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Kementerian Kesehatan, Gibran menyatakan sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi siswa. Ia menitipkan pesan khusus agar seluruh pihak pendidikan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bullying.

Deteksi Dini dan Kewaspadaan terhadap Bullying

Gibran menegaskan perlunya mekanisme deteksi dini untuk mencegah kasus perundungan di lingkungan sekolah. Menurutnya, kepekaan dan saling mengingatkan antar warga sekolah menjadi kunci utama mencegah terulangnya insiden serupa.

"Saya titip Bapak-Ibu untuk kita semua saling menjaga, saling peka, dan juga saling mengingatkan," pesan Gibran dalam kesempatan tersebut.

Proses Penyidikan dan Temuan Awal

Berdasarkan informasi yang berkembang, pelaku ledakan diduga mempelajari pembuatan bahan peledak melalui tutorial daring di platform media sosial. Tim digital forensik Kepolisian saat ini bekerja sama dengan kementerian terkait untuk menelusuri lebih lanjut sumber pembelajaran tersebut.

Penyidik Polda Metro Jaya mengungkapkan adanya indikasi bahwa pelaku mengalami perundungan sebelum melakukan aksinya. Kombes Iman Imanuddin, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa pendalaman terhadap latar belakang psikologis pelaku masih terus dilakukan.

Proses pemeriksaan terhadap pelaku yang masih dalam masa pemulihan kesehatan menjadi prioritas penyidik untuk mengungkap motif dan alasan di balik insiden ini secara komprehensif.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar