Dalam kesempatan yang sama, peran vital ulama, santri, dan pesantren dalam perjuangan kemerdekaan juga diungkap. Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai hasil kolektif dari seluruh elemen bangsa, termasuk para kiai dan santri yang berjuang dari pondok pesantren.
Di era modern ini, peran pesantren dinilai tetap krusial dalam menjaga karakter dan moralitas bangsa Indonesia.
Kemerdekaan sebagai Anugerah dan Hasil Perjuangan Kolektif
Ketua Umum PCTA Indonesia, I Dewa Nyoman S. Hartana, menyatakan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia adalah anugerah terbesar dari Tuhan. Anugerah ini datang setelah rakyat hidup berabad-abad dalam penindasan kolonial.
Kemerdekaan ini harus disyukuri dan dijaga. Sejarah mencatat bahwa bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan dengan segala daya upaya, mulai dari perang, diplomasi, hingga persatuan rakyat dari berbagai lapisan.
Ditegaskannya bahwa semangat perjuangan rakyat, termasuk kaum petani, guru, santri, dan ulama, adalah kekuatan kolektif yang membawa Indonesia meraih kemerdekaan sejati. Perjuangan adalah hasil gotong royong seluruh elemen bangsa, dari kyai, santri, TNI/Polri, hingga masyarakat biasa.
Artikel Terkait
Harga Emas Pegadaian Naik Signifikan per 31 Maret 2026
Disdik Sulsel Wajibkan SMA/SMK Susun SOP Pembatasan Gawai di Sekolah
Ketua BPD-KKSS Soroti Pengangguran Sulsel, Desak Investasi dan Hilirisasi untuk Buka Lapangan Kerja
BNN Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas