Kecelakaan Kerja Tewaskan Pekerja di WK Rokan, Disnaker Riau Diduga Tutupi Kasus
PEKANBARU - Sebuah insiden kecelakaan kerja yang tragis terjadi di wilayah kerja (WK) Rokan, yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia. Kabid Pengawasan Disnakertrans Provinsi Riau, Bayu Surya, memilih untuk bungkam dan tidak memberikan konfirmasi terkait insiden ini, sehingga memunculkan dugaan adanya upaya penutupan kasus untuk melindungi perusahaan migas di Riau, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Kronologi Kecelakaan Kerja di Lokasi PHR
Kecelakaan kerja ini terjadi pada 25 Oktober 2025 di Area BPIT SJE, Lapangan Loading Unloading Pekerjaan, Kelurahan Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau. Insiden bermula ketika ombeng (bak) dump truck milik PT PGAS Solution (PGASOL) tidak dapat ditutup.
Korban, yang berperan sebagai spotter, meminta bantuan operator excavator untuk menutup ombeng truk tersebut. Saat proses penutupan berlangsung, posisi spotter dilaporkan terlalu dekat dengan excavator. Akibatnya, bucket dari alat berat excavator tersebut menghantam bagian kepala dan kening sang spotter.
Korban Tewas dan Evakuasi
Dampak hantaman bucket excavator itu menyebabkan korban langsung tidak sadarkan diri di tempat kejadian. Tim yang terdiri dari HSE SPV, driver dump truck, dan operator segera melakukan evakuasi dengan membawa korban ke Klinik 28 untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Setelah korban dinyatakan tewas, tim SWA melakukan evakuasi lebih lanjut dan mengamankan area kejadian. Aktivitas operasional PT PGASOL di lokasi tersebut kemudian dihentikan untuk sementara waktu.
Identitas Korban dan Tanggapan Pihak Terkait
Korban tewas dalam insiden kecelakaan kerja ini diketahui bernama Julifer Situmeang (23 tahun). Sementara pekerja lain yang terlibat adalah Jekson Bondar Pasaribu (37 tahun) dan operator excavator, M Syafrizal.
Menariknya, meski kejadian dilaporkan terjadi di dalam area WK Rokan, pihak PT PHR dikabarkan menyatakan bahwa insiden terjadi di luar areal kerja mereka. Klaim ini dianggap aneh mengingat keberadaan PT PGAS Solution di lokasi terkait dengan pelaksanaan kontrak kerja yang dimiliki dengan PT PHR di Blok Rokan.
Hingga berita ini diturunkan, keterbukaan informasi dari Disnakertrans Riau dan PT PHR masih dinantikan untuk memberikan kejelasan dan transparansi mengenai investigasi kecelakaan kerja yang merenggut nyawa ini.
Artikel Terkait
17 Februari dalam Catatan Sejarah: Dari Tsunami Maluku 1674 hingga Kelahiran Buya Hamka dan Michael Jordan
Rooney Ingatkan Risiko Euforia United Strands, Cunha Tegaskan Fokus Hanya pada Poin
Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon
Persib Dikabarkan Intip Kiper Belanda Ronald Koeman Jr.