Menyikapi pro-kontra yang muncul seputar pemberian gelar pahlawan untuk Soeharto, Danty menyatakan bahwa perbedaan pendapat tersebut merupakan hal yang wajar. Ia menekankan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan, namun menurutnya perlu dilihat juga kontribusi positif Soeharto selama memimpin.
"Kita harus melihat bahwa beliau itu hal positifnya pun juga banyak, dan banyak pembangunan itu dirasakan oleh masyarakat. Dulu kita pernah swasembada pangan, dulu ada kelompencapir sehingga para petani juga tahu harus seperti apa," jelas Danty mengenai warisan positif era kepemimpinan Soeharto.
Ia menutup dengan penekanan bahwa pro dan kontra adalah hak setiap individu dalam menyikapi kebijakan pemerintah mengenai gelar pahlawan nasional untuk Soeharto.
Artikel Terkait
Disdik Sulsel Wajibkan SMA/SMK Susun SOP Pembatasan Gawai di Sekolah
Ketua BPD-KKSS Soroti Pengangguran Sulsel, Desak Investasi dan Hilirisasi untuk Buka Lapangan Kerja
BNN Sulsel Bongkar Jaringan Narkoba yang Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas
Kevin Diks Jadi Sorotan Usai Insiden Penalti yang Tentukan Kekalahan Indonesia