Suami Hilang Usai Lamar Jadi ABK Kapal Cumi di Muara Angke, Istri Laporkan ke Polisi
Seorang wanita berinisial MP melaporkan suaminya yang hilang ke Polsek Pademangan, Jakarta Utara. Pria berinisial DM tersebut dilaporkan hilang setelah mendaftarkan diri sebagai anak buah kapal (ABK) Kapal Cumi di kawasan Muara Angke, Penjaringan.
Kapolsek Pademangan, Kompol Immanuel Sinaga, mengonfirmasi bahwa laporan kehilangan telah diterima. "Kami masih melakukan pencarian," ujarnya pada Kamis.
Ciri-Ciri DM yang Hilang
Berdasarkan keterangan sang istri, DM memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut:
- Badan kurus dan tinggi
- Kulit hitam
- Berkumis dan berjenggot
- Rambut lurus agak panjang
- Saat hilang, mengenakan baju bola warna hijau tosca
Modus Lowongan Pekerjaan ABK di Media Sosial
Korban hilang komunikasi setelah merespons lowongan pekerjaan untuk menjadi ABK yang ditemukannya di media sosial Facebook. Pelapor mengaku suaminya sempat berkomunikasi dengan seorang oknum berinisial A yang mengaku sebagai calo kru untuk Kapal Cumi Merauke.
Dalam lowongan itu, sang calo hanya meminta KTP dan menjanjikan kontrak kerja selama 10 bulan. DM kemudian berangkat ke Pelabuhan Muara Angke untuk memenuhi panggilan kerja. Sejak saat itulah, komunikasi dengan istrinya terputus.
Pencarian dan Keterangan Terakhir
Merasa khawatir, istri korban langsung mengecek ke Pelabuhan Muara Angke. Hasilnya, ia tidak menemukan keberadaan suaminya maupun oknum berinisial A di lokasi tersebut.
Kompol Immanuel menambahkan detail terakhir sebelum korban hilang. "Suami pelapor berencana melamar sebagai ABK di Kapal Cumi dan meminta uang Rp 6 juta untuk kasbon sebelum berangkat."
Oknum A menyetujui permintaan itu dan berjanji akan mentransfer uang tersebut setelah DM sampai di Pelabuhan Muara Angke. Oknum tersebut kemudian menjemput DM di kawasan Pademangan. Tak lama setelah dijemput, ponsel DM tidak dapat dihubungi lagi dan tidak memberi respons sama sekali.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap DM.
Artikel Terkait
Tabrakan Beruntun di Tol Ngawi-Solo Akibat Pengereman Mendadak, Tiga Orang Terluka
Prabowo Undang Australia Bentuk Joint Venture Pertanian
Baruasak, Kue Tradisional Bugis-Makassar yang Menyimpan Filosofi dan Cita Rasa Warisan
Kecelakaan Beruntun di Tol Surabaya-Gempol Diduga Akibat Hilang Konsentrasi