Kecelakaan Maut di Perlintasan Kereta Prambanan Sleman Tewaskan 3 Orang, Ini Faktanya

- Selasa, 04 November 2025 | 16:20 WIB
Kecelakaan Maut di Perlintasan Kereta Prambanan Sleman Tewaskan 3 Orang, Ini Faktanya

Kecelakaan Maut di Perlintasan Kereta Prambanan Sleman Tewaskan 3 Orang

Sebuah kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (4/11/2025) pagi. Insiden ini melibatkan tabrakan antara Kereta Api Bangunkarta dengan sebuah mobil dan dua sepeda motor.

Korban Jiwa dan Kondisi Korban Selamat

Tragedi di perlintasan kereta Prambanan ini menewaskan tiga orang di tempat kejadian. Ketiganya merupakan pengendara sepeda motor. Sementara itu, empat penumpang mobil yang terdiri dari pasangan suami istri dan dua anak balita berhasil selamat meski mengalami luka-luka. Saat ini mereka sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Islam Yogyakarta.

Lokasi Kejadian dan Kondisi Palang Pintu

Perlintasan tempat kejadian merupakan jalur vital yang menghubungkan Sleman menuju Piyungan, Bantul, hingga Gunungkidul dan memiliki palang pintu resmi. Hingga saat ini, pihak berwajib masih menyelidiki apakah palang pintu dalam kondisi tertutup atau terbuka saat kecelakaan terjadi. Video amatir yang beredar menunjukkan banyak kendaraan masih melintas di perlintasan sesaat sebelum tabrakan.

Pernyataan Resmi Kapolsek Prambanan

Kapolsek Prambanan Kompol Dede Setiyarto mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan motor dan satu unit mobil. "Untuk korbannya yang sepeda motor MD (meninggal dunia) di tempat. Sementara pengendara mobil merah masih dirawat, yang isinya suami istri dan dua balita," ujarnya. Petugas kepolisian bersama KAI masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk status palang pintu saat kejadian.

Kesaksian Saksi Mata

Salah seorang saksi mata, Yesi (26), mengungkapkan detik-detik sebelum kecelakaan. Menurut pengakuannya, kereta sudah membunyikan klakson namun palang pintu sisi utara tidak menutup. "Saya lihat arah barat itu palangnya nggak ditutup, palang kereta masih dibuka tapi suaranya (sirine) enggak ada," ujar Yesi. Dia juga menambahkan bahwa palang pintu sisi selatan sudah dalam kondisi patah sebelum kejadian.

Yesi melanjutkan kesaksiannya, "Terus kalau saya lihat dari arah utara itu ada mobil merah belakangnya ada motor nah itu langsung kejadian nabrak gitu saja. Masih waktu saya lihat ke sana itu kendaraan masih lalu-lalang kayak enggak lihat."

Komentar