Presiden Prabowo Perintahkan Tambah Gerbong KRL, Solusi Kepadatan Stasiun Tanah Abang

- Selasa, 04 November 2025 | 10:30 WIB
Presiden Prabowo Perintahkan Tambah Gerbong KRL, Solusi Kepadatan Stasiun Tanah Abang

Presiden Prabowo Perintahkan Tambah Gerbong KRL, Solusi Atasi Kepadatan di Stasiun Tanah Abang

Presiden Prabowo Subianto memanggil Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, ke Istana Kepresidenan. Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan tegas agar PT KAI segera menambah jumlah gerbong Kereta Rel Listrik (KRL). Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap kepadatan penumpang yang terjadi hampir setiap hari, khususnya di jalur commuter line Jabodetabek.

KRL sebagai Tulang Punggung Transportasi Urban yang Terus Berkembang

KRL telah menjadi moda transportasi andalan bagi masyarakat urban di Jabodetabek. Jangkauannya yang luas hingga ke wilayah penyangga Jakarta dan tarifnya yang terjangkau menjadi faktor utama tingginya minat masyarakat. Namun, tingginya jumlah penumpang tidak diimbangi dengan kapasitas gerbong yang memadai, menyebabkan antrean panjang dan kondisi berdesakan di dalam kereta menjadi pemandangan sehari-hari.

Kepadatan Ekstrem di Green Line Rangkasbitung-Tanah Abang

Kondisi kepadatan ini sangat terasa di jalur Rangkasbitung-Tanah Abang, yang dikenal sebagai green line. Stasiun Tanah Abang, sebagai stasiun tujuan akhir, menjadi titik episentrum kepadatan. Para penumpang terpaksa menerima kondisi tidak nyaman ini karena keterbatasan pilihan transportasi lain yang efektif.

Seorang komuter, Suprapto (53), warga Pamulang, mengungkapkan, "Untuk sementara, yang efektif ya cuma kereta. Kalau bus, enggak optimal, kena macet juga." Ia berharap layanan KRL segera ditingkatkan dengan menambah armada secara signifikan.

Keluhan Langsung dari Pengguna KRL

Berlian (20), mahasiswa asal Bintaro, menyoroti kepadatan di gerbong khusus perempuan. "Aku pribadi selalu naik gerbong cewek karena lebih aman, tapi sekarang udah terlalu padat juga. Menurut aku ditambahin lagi di jam-jam ramai," ujarnya. Ia mengaku sering terpaksa memaksakan diri masuk ke dalam gerbong yang sudah penuh karena keterbatasan waktu.

Respon Cepat PT KAI dan Rencana Penambahan Gerbong

Menanggapi keprihatinan Presiden Prabowo, PT KAI akan segera merealisasikan penambahan gerbong KRL. Bobby Rasyidin menjelaskan, "Beliau sampaikan bahwa harus senyaman mungkin, tadi saya jelaskan juga bahwa sekarang itu pada jam sibuk, KRL kita itu sudah berdempet-dempetan, beliau sangat concern sekali dengan itu."

PT KAI telah memesan 12 train set kepada PT INKA dan 11 train set KRL baru dari China. Sebagian dari KRL asal China sudah beroperasi. "Total sampai akhir tahun, kita akan operasikan 11 trainset KRL baru dari China. Sementara dengan INKA, kita sudah menerima empat trainset yang sedang dalam uji teknis," jelas Bobby.

Targetnya, hingga pertengahan tahun depan, 12 trainset dari INKA sudah beroperasi. Seluruh rangkaian baru ditargetkan beroperasi penuh secara bertahap mulai Januari 2026, yang akan secara signifikan meningkatkan kenyamanan dan kapasitas layanan KRL di kawasan Jabodetabek.

Stasiun Tanah Abang Diresmikan Kembali

Bersamaan dengan upaya peningkatan layanan, Stasiun Tanah Abang juga mengalami renovasi dan akan diresmikan oleh Presiden Prabowo. Pembenahan stasiun ini diharapkan dapat mendukung kenyamanan penumpang seiring dengan penambahan kapasitas gerbong KRL yang akan datang.

Komentar