Harga Ayam dan Telur Naik, Zulhas Sebut Tanda Program MBG Berhasil
Kenaikan harga ayam dan telur memantik reaksi keras netizen. Kenaikan harga pangan ini direspons Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, yang justru menyebutnya sebagai indikator keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kemarahan Netizen atas Kenaikan Harga Pangan
Seorang netizen dengan akun X @nanas14z menyuarakan kekecewaannya sebagai ibu rumah tangga. Dalam cuitannya, ia menyatakan kemarahan karena kenaikan harga memberatkan rakyat kecil, meski program MBG disebut berhasil. Kritik pedas ini viral dan mencerminkan keresahan masyarakat.
monyet, sbg ibu rumah tangga gue kesel bgt tai, tai lo semua, tai setai tainya. program berhasil tp rakyat kecil lo cekik tuh maksudnya apaan tai? mbg menu kaga enak lu banggain, dikira bocah cuma makan mbg doang? kaga makan di rumah? monyet lu dzolim inget mati bangsat
— nas (@nanas14z) November 2, 2025
Fakta Kenaikan Inflasi Harga Pangan
Badan Pusat Statistik mencatat inflasi harga pangan bergejolak (volatile foods) pada September 2025 mencapai 6,44% secara year on year (yoy). Angka ini jauh melampaui target inflasi umum pemerintah sebesar 2,5% plus minus 1%. Kenaikan ini didorong oleh tingginya permintaan dari program MBG.
Pernyataan Kontroversial Zulhas Soal MBG
Menteri Zulkifli Hasan membenarkan kenaikan harga ayam dan telur. Dalam pernyataannya di Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia 2025, ia menjelaskan bahwa kenaikan terjadi karena permintaan program MBG yang sangat besar, membutuhkan jutaan telur dan ayam.
Zulhas menegaskan, "Karena memberi makan banyak sekali penerima manfaat (MBG). Sehingga harga telur naik sedikit, ayam naik sedikit. Tentu dampaknya artinya program MBG ini berhasil." Pernyataan ini menuai pro dan kontra di masyarakat.
Dampak kenaikan harga pangan ini terus menjadi perbincangan hangat. Masyarakat menunggu langkah konkret pemerintah untuk menstabilkan harga sembako, sementara implementasi Program Makan Bergizi Gratis terus berjalan.
Artikel Terkait
Kapolri Mutasi Besar, Brigjen Faizal Jadi Wakapolda NTT
Polri Ajukan Red Notice ke Interpol untuk Buru Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Santri
Gubernur Sulsel Tinjau Banjir di Bone, Salurkan Bantuan Rp1 Miliar dan 500 Paket Sembako
Kadoppe Kini Hadir dengan Varian Durian, Inovasi Kue Tradisional Bugis-Makassar yang Kian Kekinian