SurabayaNetwork.id - Bantuan Langsung Tunai (BLT) permakanan, akan segera disalurkan oleh Pemerintah Kota Surabaya.
Secara bertahap, Pemkot Surabaya akan menyalurkan di wilayah kecamatan Pabean Cantian.
Karena prosesnya bertahap, tidak semua penerima BLT mendapatkan secara bersamaan.
BLT permakanan sebesar Rp 200 ribu ini disalurkan setiap bulan di Surabaya.
Melansir dari laman Pemkot Surabaya, BLT tahap pertama disalurkan ke kecamatan Pabean Cantian.
Baca Juga: Selain BLT, 1.118 Warga Miskin di Kota Surabaya Diberi Bantuan Peralatan Usaha
Merupakan program permakaman peralihan dari program permakanan 2023, kini disalurkan secara tunai.
“Untuk pertama ini disalurkan kepada 109 warga penerima di wilayah Kecamatan Pabean Cantian. Selanjutnya penyaluran dilakukan secara bertahap oleh masing-masing kecamatan,” kata Anna Fajriatin Kepala Dinsos Kota Surabaya.
Dalam Penyaluran BLT, Pemkot Surabaya menggandeng Bank Jatim. Jadwal penerimaannya pun masih bergilir.
Penerima BLT yang mendapatkan bantuan ini termasuk dalam keluarga miskin.
“Daftar penerima BLT permakanan merupakan warga yang masuk ke dalam data keluarga miskin Pemkot Surabaya,” kata Anna.
Selain masuk data keluarga miskin, penerima BLT permakanan juga tidak menerima bansos ganda. Seperti dari Kementerian Sosial (Kemensos) berupa Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT).
“Jadi penerima BLT permakanan pada tahun 2024 ini tidak ada yang menerima bansos ganda, seperti PKH atau BPNT dari pemerintah pusat,” jelas Anna.
Baca Juga: Bertani di Kota? Ini Cerita Sukses Mrican Caturtunggal di Yogyakarta: Dapat Bantuan BRI Peduli
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: surabaya.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Joey Pelupessy Perpanjang Kontrak di Lommel SK Usai Bawa Klub Promosi ke Liga Utama Belgia
Gubernur Sulsel Kucurkan Rp1 Miliar untuk Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa Pascakebakaran
Cuaca Makassar 1 Juni 2026 Diprakirakan Cerah Berawan Sepanjang Hari, BMKG: Tak Ada Cuaca Ekstrem
Jerman Hancurkan Finlandia 4-0 dalam Uji Coba Menjelang Piala Dunia 2026