Israel sering menjadi perdebatan dalam konteks agama. Dalam kitab suci, tercatat bahwa mereka bahkan membantah Tuhan dan membunuh nabi-nabi. Fakta ini bisa ditelusuri lebih lanjut dengan membaca kitab suci masing-masing.
Hanya orang yang terlalu fanatik secara agama yang masih mengklaim Israel sebagai bangsa pilihan yang harus dibela, dengan alasan takut akan murka Tuhan. Penafsiran ayat-ayat suci seperti ini terlihat aneh dan tidak tepat.
Banyak yang menggunakan agama untuk kepentingan propaganda dan bisnis, yang menyebabkan pemahaman agama menjadi bias. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana agama bisa disalahgunakan untuk tujuan tertentu.
Bersikap senang atau tertawa melihat berita Gaza dibom adalah tindakan tidak manusiawi. Perilaku seperti ini hanya mencerminkan kebencian dan ketidakpedulian terhadap penderitaan orang lain.
(Tere Liye)
Artikel Terkait
Islah Bahrawi Tolak Wacana Polri Dibawah Kementerian, Desak Tetap di Bawah Presiden
Pandji Pragiwaksono Jalani Klarifikasi di Polda Metro Terkait Laporan Penistaan Agama
Relawan Peringatkan Love Scam Kini Incar Anak SD dan Perempuan Berpendidikan
Muzani Serukan Dukungan Dua Periode untuk Presiden Prabowo di HUT Gerindra