Gubernur Sumbar Mahyeldi Irit Bicara Soal Anak Jadi Ketua PSI Sumbar
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memberikan respons singkat terkait penunjukan putranya, Muhammad Taufiqur Rahman, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia Sumbar.
Mahyeldi menyatakan hal itu merupakan urusan pribadi putranya ketika ditemui usai kegiatan di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (22/10/2025). Gubernur Sumbar ini memilih irit bicara dan langsung meninggalkan lokasi setelah memberikan pernyataan singkatnya.
Penunjukan Taufiqur Rahman Sebagai Ketua DPW PSI Sumbar
Partai Solidaritas Indonesia telah resmi menunjuk Muhammad Taufiqur Rahman sebagai Ketua DPW PSI Sumatera Barat. Penunjukan ini dilakukan dalam agenda konsolidasi DPP PSI di Jakarta pada Rabu (15/10/2025).
Sekretaris DPW PSI Sumbar, Nofria Atma Rizki, membenarkan kabar penunjukan tersebut. Menurut Nofria, pergantian pengurus di DPW PSI Sumbar sedang berlangsung dan terpilihnya Taufiqur Rahman menjadi bagian dari penyegaran struktur partai di daerah.
Latar Belakang Politik Taufiqur Rahman
Menarik untuk dicatat bahwa Taufiqur Rahman sebelumnya dikenal sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera. Ia merupakan putra dari Mahyeldi yang juga mantan Ketua DPW PKS Sumbar sebelum menjadi Gubernur Sumatera Barat.
PSI menyatakan tidak mempermasalahkan latar belakang politik Taufiqur. Nofria menegaskan bahwa hal ini justru sesuai dengan visi PSI sebagai partai super terbuka yang terbuka kepada seluruh anak bangsa, terutama tokoh-tokoh muda.
Harapan PSI Sumbar di Bawah Kepemimpinan Baru
DPW PSI Sumbar memiliki harapan besar di bawah kepemimpinan Taufiqur Rahman. Mereka berharap dapat memiliki kursi di DPRD kabupaten dan kota, memiliki fraksi di DPRD Sumbar, serta mampu mengusung calon kepala daerah dari internal PSI.
Taufiqur Rahman saat ini masih berada di Jakarta usai menerima SK penunjukan dari DPP PSI. Para kader PSI di daerah disebut menyambut baik penunjukan tersebut.
Artikel Terkait
Aliyah Mundur dari Demokrat, Buka Jalan Suami Maju di Musda Golkar Sulsel
Golkar Makassar: Surat Diskresi untuk IAS Bukan Jaminan Otomatis Jadi Ketua DPD I Sulsel
Pemerintah Targetkan 5.000 Jembatan Gantung Rampung Akhir 2026 untuk Hubungkan Daerah Terpencil
Aktivitas Gempa Gunung Anak Krakatau Meningkat, Status Waspada Belum Berubah