Latar Belakang Gencatan Senjata dan Kondisi di Gaza
Gencatan senjata di Gaza, yang didasarkan pada rencana yang diusulkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump, mulai diberlakukan pada tanggal 10 Oktober 2025. Kesepakatan ini mencakup skema penarikan bertahap pasukan Israel, proses pertukaran tahanan, jaminan masuknya bantuan kemanusiaan secara langsung dan tanpa halangan, serta komitmen untuk pelucutan senjata kelompok Hamas.
Kesepakatan gencatan senjata ini menandai berakhirnya sebuah periode konflik bersenjata yang mematikan, yang dimulai pada 8 Oktober 2023. Selama perang tersebut, serangan Israel yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat dilaporkan mengakibatkan lebih dari 68.000 korban jiwa dan menghancurkan sekitar 90% infrastruktur sipil di Gaza.
Dukungan Internasional yang Terus Bertambah bagi Palestina
Gelombang dukungan internasional bagi Palestina terus menunjukkan peningkatan. Pada Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di bulan September, tercatat ada 10 negara tambahan yang secara resmi mengakui kedaulatan Negara Palestina
Artikel Terkait
Gempa 4,6 Magnitudo Guncang Bima Tengah Malam, Getaran Terasa hingga Sumbawa
Kupu-Kupu Raksasa Bermotif Batik Ditemukan di Rammang-Rammang
Hamas Siap Serahkan Gaza ke Komite Teknokrat, Rafah Jadi Syarat Kunci
Tambang Emas Agincourt Akan Diambil Alih BUMN Baru, Perminas