Prabowo: Kebersihan Lingkungan Kunci Tarik Wisatawan, Sampah Jadi Prioritas

- Kamis, 30 Juli 2026 | 13:30 WIB
Prabowo: Kebersihan Lingkungan Kunci Tarik Wisatawan, Sampah Jadi Prioritas

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa daya tarik utama Indonesia bagi wisatawan tidak hanya budaya, tetapi juga keindahan dan kebersihan lingkungan. Karena itu, penanganan sampah harus menjadi prioritas nasional.

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan revitalisasi tahap I Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). Menurutnya, wisatawan tertarik pada budaya, keindahan alam, dan suasana bersih di Indonesia.

"Yang menarik wisatawan ke negara kita adalah budaya kita, keindahan di negeri kita, dan suasana di negeri kita," kata Prabowo.

Ia meminta seluruh daerah menjaga kebersihan wilayahnya, mulai dari tingkat kota hingga kecamatan. "Pariwisata syaratnya antara lain adalah setiap kota, setiap kabupaten, setiap kecamatan, apalagi ibu kota provinsi, ibu kota kabupaten, ibu kota kecamatan harus bersih. Makanya sampah menjadi prioritas kita. Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah di seluruh Indonesia," ujarnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan membersihkan sungai serta mencegah penebangan pohon secara sembarangan. "Semua sungai harus bersih, semua kali harus bersih. Alam harus dijaga, pohon tidak boleh ditebang sembarangan. Kalau perlu kita tanam ratusan juta pohon baru," tegasnya.

Selain itu, estetika lingkungan perlu dipertahankan, termasuk penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan. "Estetika, keindahan harus kita pertahankan. Aslinya bangsa Indonesia tidak pakai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai. Kalau tidak, kita harus cari. Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok. Genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng," pungkas dia.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags