Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Separuh Target, Kadin Laporkan 1,5 Juta Lapangan Kerja Baru

- Jumat, 31 Juli 2026 | 16:00 WIB
Realisasi Investasi Semester I 2026 Tembus Separuh Target, Kadin Laporkan 1,5 Juta Lapangan Kerja Baru

Realisasi investasi Indonesia pada semester pertama 2026 telah mencapai separuh dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp 2.041 triliun. Capaian ini diungkapkan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam pertemuan dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).

Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie, menyatakan bahwa pencapaian tersebut tidak mengejutkan mengingat target investasi yang ambisius. "Dan di sini tidak heran apabila kita lihat dari Rp 2.041 triliun yang diinginkan untuk investasi di Indonesia, setengahnya sudah tercapai di setengah atau di semester pertama," ucapnya dalam sambutan.

Lebih lanjut, Anindya menambahkan bahwa investasi yang masuk telah menciptakan hampir 1,5 juta lapangan kerja baru. "Dan menghasilkan hampir satu setengah juta pekerjaan baru," jelasnya.

Untuk mengoptimalkan arus investasi, Kadin telah membentuk Kadin Global Engagement Office (GEO). Lembaga ini bertugas memastikan berbagai kerja sama perdagangan internasional, seperti Free Trade Agreement (FTA) dan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), dapat berjalan efektif.

Anindya juga memaparkan upaya diplomasi yang dilakukan Kadin, termasuk mengadakan pertemuan rutin dengan para duta besar setiap Jumat minggu kedua. "Kami keliling dari kementerian ke kementerian untuk memastikan bahwa hubungan antara luar negeri dan juga kepada Kadin daerah dan asosiasi dapat berjalan dengan lancar," tuturnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sekitar 92 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia ditopang oleh konsumsi masyarakat, investasi swasta, dan ekspor. Menanggapi hal ini, Anindya menegaskan komitmen Kadin untuk berkontribusi pada porsi tersebut. "Sehingga Kadin merasa terpanggil untuk berkontribusi di 92 persen ekonomi kita. Dan ini termasuk tentunya UMKM, koperasi, BUMN, BUMD, perusahaan besar baik pusat maupun daerah," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi pada Semester I 2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun. Angka ini setara dengan 49,5 persen dari target investasi sepanjang tahun sebesar Rp 2.041,3 triliun.

Rosan menjelaskan, capaian tersebut diraih di tengah tantangan geopolitik dan geoekonomi global. Meski demikian, minat investor untuk menanamkan modal di Indonesia masih sejalan dengan target pemerintah. Sepanjang Januari-Juni 2026, investasi yang direalisasikan tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year on year).

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags