Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Setelah Empat Hari Terombang-ambing di Laut

- Minggu, 19 Juli 2026 | 17:48 WIB
Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Setelah Empat Hari Terombang-ambing di Laut

Dua penumpang KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Sulawesi Selatan ditemukan dalam keadaan selamat pada Minggu (19/7) sekitar pukul 13.00 WITA. Mereka adalah Asmal alias Jamsal (24) dan Nurmiati (46), warga Dusun Tangnga, Desa Tanamalala, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Selayar.

Keduanya ditemukan oleh kapal nelayan KM Bari-Baria 05 yang melintas di perairan Pulau Sanipa, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep. Humas Polres Kepulauan Selayar, Aiptu Suardi Alimuddin, membenarkan informasi tersebut. "Benar, informasi yang masuk itu terdapat dua orang korban ditemukan selamat di perairan Pangkep," katanya kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan awal, kedua korban bertahan hidup di atas selembar gabus selama berhari-hari. Saat ditemukan, mereka dalam kondisi lemas namun masih mengenakan jaket pelampung. "Kedua korban ditemukan dengan kondisi di atas gabus menggunakan jaket pelampung (life jacket)," ujar Suardi.

Setelah dievakuasi ke Pulau Matala'ang, mereka dibawa ke rumah Ketua BPD Sabalana, Faril Paharu, untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Basarnas Jemput Kedua Korban

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penemuan kedua korban merupakan hasil pencarian intensif yang dilakukan oleh seluruh unsur SAR gabungan. "Alhamdulillah, pada hari kelima operasi SAR kembali ditemukan dua korban dalam keadaan selamat di Pulau Balaloho. Korban ditemukan oleh KM Bari Baria 05," katanya.

Begitu mendapat informasi, Basarnas langsung bergerak ke lokasi. Kedua korban rencananya akan dievakuasi ke Selayar. "Saat ini, mereka bersama KRI Marlin 877 dan sedang dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng, Selayar," tegasnya.

Dengan ditemukannya dua korban tersebut, data sementara korban KM Nurul Salsa menjadi 59 orang selamat, satu orang meninggal dunia, dan 18 orang masih dalam pencarian.

Operasi SAR hari kelima mencakup area seluas 1.305 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam empat sektor. Dukungan pencarian melibatkan KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal-kapal nelayan.

Basarnas Makassar berharap cuaca dan gelombang setinggi 2 hingga 3 meter tidak menyurutkan semangat personel SAR. "Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan alut yang terlibat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan," harap Andi Sultan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags