Pengikut Hotman Paris Anjlok Usai Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Dua Putranya Ikut Murka

- Minggu, 19 Juli 2026 | 13:25 WIB
Pengikut Hotman Paris Anjlok Usai Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Dua Putranya Ikut Murka

Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah langsung memicu reaksi keras publik. Dampaknya terlihat dalam waktu singkat: jumlah pengikut media sosial Hotman Paris merosot drastis.

Fenomena ini pertama kali diungkap oleh akun gosip Instagram @lambe_turah. Akun tersebut membagikan tangkapan layar perbandingan profil media sosial Hotman Paris sebelum dan sesudah ia resmi menandatangani surat kuasa untuk membela Febrie.

Penurunan Pengikut Drastis dalam Sehari

Sebelum menjadi pengacara Febrie Adriansyah, Hotman Paris tercatat memiliki 9,8 juta pengikut. Profilnya juga menunjukkan 7.501 akun yang diikuti dan total 35.300 unggahan. Namun, dalam satu hari setelah pengumuman resmi, jumlah pengikutnya anjlok menjadi 9,7 juta. Penurunan massal ini disinyalir sebagai bentuk protes netizen yang tidak sepakat dengan langkah hukum terbarunya.

Dua Anak Hotman Paris Ikut Murka

Penolakan tidak hanya datang dari masyarakat umum. Dua putra Hotman Paris, Frank Alexander Hutapea dan Fritz Hutapea, secara terbuka mengecam keputusan sang ayah di media sosial masing-masing.

Fritz Hutapea bahkan mengunggah ulang konten terkait anggota tim hukum Hotman, Benny Djannah, yang diterpa isu dugaan makelar kasus. "Mmps lu!! Karma itu nyata!!" tulis Fritz dengan nada tegas. Ia juga menyentil asisten pribadi ayahnya yang dinilai pernah membawa pengaruh buruk bagi keluarga. "Makan itu karma sekarang," tambahnya.

Kritik Tajam Frank Alexander

Kekecewaan senada diluapkan oleh putra sulung Hotman, Frank Alexander. Frank menilai pembelaan terhadap eks Jampidsus membuktikan bahwa aksi sosial ayahnya selama ini hanya kedok publikasi. "Orang miskin dijadiin senjata marketing saja. He never really care, he only care about being center of attention," kritik Frank sembari menyematkan akun Hotman 911 Official.

Frank bahkan mendesak agar platform bantuan hukum gratis tersebut segera ditutup karena dianggap sudah kehilangan esensinya. Menurutnya, gerakan itu kini hanya menjadi alat pemasaran untuk bisnis hiburan malam mereka.

Hingga laporan ini dimuat, pihak Hotman Paris belum memberikan pernyataan resmi terkait merosotnya jumlah pengikut maupun pergolakan terbuka dari kedua putranya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags