Presiden Lebanon Terbang ke Washington untuk Bertemu Trump Bahas Gencatan Senjata

- Minggu, 19 Juli 2026 | 05:36 WIB
Presiden Lebanon Terbang ke Washington untuk Bertemu Trump Bahas Gencatan Senjata

Presiden Lebanon Joseph Aoun terbang dari Beirut menuju Washington pada Sabtu (18/7) untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ini merupakan perjalanan pertama kepala negara Lebanon ke Washington sejak Michel Sleiman diterima Barack Obama pada 2009.

Dalam pertemuan tersebut, Aoun dijadwalkan berdiskusi dengan sejumlah pejabat Amerika mengenai situasi di Lebanon dan upaya memperkuat gencatan senjata, terutama di wilayah selatan. Salah satu topik utama adalah penarikan tentara Israel dari wilayah Lebanon.

Israel dan Lebanon, yang tidak memiliki hubungan diplomatik formal, telah memulai negosiasi yang disponsori AS pada April lalu. Tujuannya adalah mencapai kesepakatan perdamaian dan mengakhiri perang Israel-Hezbollah secara permanen. Pada 26 Juni, kedua pihak mencapai kesepakatan kerangka kerja di Washington, di mana militer Israel akan menarik diri dari Lebanon selatan dan tentara Lebanon akan dikerahkan ke wilayah itu.

Kesepakatan tersebut bergantung pada pelucutan senjata kelompok militan yang didukung Iran, Hizbullah, yang secara tegas menolak kesepakatan dan negosiasi Israel-Lebanon. Setelah putaran pembicaraan terbaru pekan ini di Roma, Israel dan Lebanon sepakat tentang struktur dan pedoman untuk menerapkan zona percontohan, kata seorang pejabat AS.

Seorang sumber militer Lebanon mengatakan bahwa tentara telah mulai meningkatkan patroli di beberapa desa yang berdekatan dengan daerah yang diduduki pasukan Israel, termasuk Froun di distrik Bint Jbeil, sebagai persiapan menerapkan ketentuan zona percontohan. Sementara itu, Hizbullah mengadakan demonstrasi di kota pesisir Tyre pada Sabtu untuk menegaskan kembali penolakannya terhadap rencana tersebut.

Serangan di Zona Keamanan

Pada Sabtu, Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan serangan udara baru terhadap dua kota di pinggiran zona keamanan, di wilayah Tyre dan Nabatieh, serta sebuah ledakan besar di dekat kota Zawtar al-Sharqiyah. Militer Israel mengatakan mereka menargetkan sel teroris Hizbullah yang mengoperasikan drone dan berlindung di dekat Zona Keamanan dan tentara Israel.

Militer Lebanon melaporkan bahwa seorang tentara mereka tewas akibat ledakan benda mencurigakan di dalam kendaraan militer di Mansouri, yang juga menjadi sasaran beberapa serangan Israel. Kedutaan Besar AS telah memperbarui seruannya kepada warga Amerika untuk tidak bepergian ke Lebanon, dengan alasan ketegangan tinggi di Timur Tengah.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags