Jumlah Korban KM Nurul Salsa Bertambah Jadi 78 Orang, 27 Masih Hilang

- Jumat, 17 Juli 2026 | 23:36 WIB
Jumlah Korban KM Nurul Salsa Bertambah Jadi 78 Orang, 27 Masih Hilang

Basarnas Makassar memperbarui data korban kecelakaan KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Jumlah penumpang yang semula dilaporkan 74 orang kini bertambah menjadi 78 orang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif, mengatakan penambahan itu hasil verifikasi lanjutan bersama instansi terkait dan keluarga korban. "Data korban terus kami perbarui. Dari verifikasi di lapangan, mendapati ada tiga orang korban yang dilaporkan hilang. Sehingga jumlah korban jadi 78," ujar Arif dalam keterangannya, Jumat (17/7).

Hingga kini, sebanyak 27 orang masih dalam pencarian, sementara satu orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian hari ketiga melibatkan pembagian area operasi menjadi dua sektor. Tim SAR didukung KN SAR Kamajaya 104 di sektor II, unsur udara Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin, serta KRI Marlin 877 yang menyisir sektor I.

"Pencarian hari ketiga terdapat temuan dari tim dari KN Sar Kamajaya yang sempat menemukan pelampung, namun tidak dapat diraih karena ombak yang terlalu tinggi," beber Arif.

Basarnas Makassar mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban atau benda-benda yang diduga berkaitan dengan KM Nurul Salsa agar melaporkannya ke Posko SAR terdekat.

Daftar Korban yang Masih Dicari

Berikut 27 korban yang masih dalam pencarian:

Korban Terdata dalam Manifes: Cia, Bau Intang, Sahrul Amin, Madang, Januari, Maridaeng, Umar, Naura, Nurhayati, Asseng, Malida, Hasbi, Hasnani, Isa, Naila, Jusriawati, Arfandi.

Korban Tidak Tercantum dalam Manifes: Jaenuddin, Nurmiati, Jasmal, Diska, Musliana, Sitti Amang, Andi Sama, Hasliana, Hasriati, Sri Hardati.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags