Viral, Dua Murid SD di Kukar Bertaruh Nyawa ke Sekolah Naik Kereta Gantung Seberangi Sungai Habitat Buaya

- Jumat, 17 Juli 2026 | 13:40 WIB
Viral, Dua Murid SD di Kukar Bertaruh Nyawa ke Sekolah Naik Kereta Gantung Seberangi Sungai Habitat Buaya

Dua murid sekolah dasar di Desa Santan Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, harus menempuh perjalanan berbahaya setiap hari untuk sampai ke sekolah. Mereka menyeberangi Sungai Santan, yang dikenal sebagai habitat buaya, menggunakan kereta gantung sederhana berbahan kayu yang terhubung dengan seling baja. Video perjuangan mereka viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik.

Dalam video yang beredar, kedua bocah itu terlihat menaiki kereta gantung yang minim pengamanan. Mereka berdiri di atas papan kayu yang menggantung dan bergerak melintasi sungai. Risiko semakin besar karena Sungai Santan merupakan kawasan habitat buaya. Meski demikian, mereka tetap berangkat ke sekolah setiap hari.

“Perjuangan anak SD seberangi sungai di Kutai,” tulis akun Instagram @relawan.nusantara, Jumat (17/7/2026).

Sarana kereta gantung tersebut tidak hanya digunakan oleh pelajar. Warga setempat juga memanfaatkannya untuk aktivitas sehari-hari, seperti bekerja dan mengangkut hasil perkebunan. Akses ini menjadi satu-satunya penghubung antara permukiman warga dengan wilayah di seberang sungai.

Video perjuangan para siswa itu mendorong desakan agar pemerintah daerah segera menyediakan sarana penyeberangan yang lebih layak dan aman. Jalur penyeberangan yang memadai dinilai penting agar anak-anak tidak lagi mempertaruhkan keselamatan demi mendapatkan pendidikan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags