Langit Toronto berubah oranye pada Rabu (15/7/2026) akibat asap tebal dari kebakaran hutan di barat laut Ontario. Kondisi ini membuat kualitas udara di kota terbesar Kanada itu menjadi yang terburuk di antara kota-kota besar dunia, memicu peringatan kesehatan bagi warga.
Menurut data IQAir, indeks kualitas udara Toronto mencapai 169, kategori sangat tidak sehat. Dampaknya, sejumlah kegiatan luar ruangan terpaksa dibatalkan, termasuk FIFA Fan Festival dan acara nonton bareng Piala Dunia 2026.
Pemerintah Kanada mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan. Sementara itu, penyelenggara Stadion New Jersey New York terus memantau kondisi udara menjelang final Piala Dunia 2026 yang akan digelar akhir pekan ini.
Hingga pertengahan Juli, pemerintah Kanada mencatat lebih dari 800 titik kebakaran hutan masih aktif, dengan lebih dari 100 di antaranya belum berhasil dikendalikan. Cuaca panas dan perubahan iklim menjadi faktor utama meluasnya kebakaran.
Artikel Terkait
Anggota DPR Curiga Kebakaran Hutan Kalimantan Disengaja untuk Buka Lahan
DLH Tarakan Sebut Deposit Batubara Aktif Turut Picu Kebakaran Lahan
Kebakaran Hutan di Bromo Capai 1.121 Hektare, TNBTS Kembali Dibuka
Gunung Arjuno-Welirang Ditutup, Seluruh Pendaki Dievakuasi akibat Kebakaran Hutan