Sekolah Negeri Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Tata Ulang Distribusi Satuan Pendidikan

- Kamis, 16 Juli 2026 | 14:35 WIB
Sekolah Negeri Sepi Peminat, DPR Minta Pemerintah Tata Ulang Distribusi Satuan Pendidikan

Fenomena sekolah negeri yang sepi peminat menjadi sorotan Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani. Ia mendesak pemerintah untuk menata kembali sebaran satuan pendidikan secara hati-hati.

"Dari perspektif kami, pemerintah perlu menata kembali distribusi satuan pendidikan secara hati-hati dengan tetap mengutamakan hak anak untuk memperoleh akses pendidikan," kata Lalu saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, sepinya sejumlah SD negeri bukan semata karena turunnya minat masyarakat untuk bersekolah. Ada faktor lain yang turut memengaruhi, seperti penurunan angka kelahiran, perpindahan penduduk, persebaran sekolah yang tidak proporsional, hingga kualitas dan daya saing satuan pendidikan.

Lalu meminta pemetaan yang dilakukan pemerintah harus akurat di tiap daerah agar kebijakan yang diambil sesuai kebutuhan. Ia juga mendorong sejumlah evaluasi, termasuk kemungkinan penggabungan sekolah.

"Evaluasi terhadap kemungkinan penggabungan sekolah, peningkatan mutu pembelajaran, pemerataan guru, serta penguatan sarana dan prasarana, harus dilakukan secara terukur dan melibatkan pemerintah daerah serta masyarakat, sehingga solusi yang diambil tidak hanya efisien dari sisi anggaran, tetapi juga menjamin layanan pendidikan tetap optimal," ungkapnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti turut menanggapi fenomena ini. Ia menyatakan Kemendikdasmen tengah melakukan pemetaan data dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

"Soal sedikitnya siswa di beberapa SD negeri, ini memang menjadi perhatian kami lintas kementerian. Kami sudah ada pendataan berdasarkan Dapodik, sekolah-sekolah yang muridnya di bawah 100, di bawah 60 orang," ujar Mu'ti di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Selasa (14/7).

Dalam waktu dekat, Mu'ti akan mengupayakan rapat bersama Menteri Dalam Negeri untuk merancang kebijakan bagi sekolah-sekolah dengan jumlah murid sedikit. "Kami sudah sampaikan ke Kementerian Dalam Negeri. Nanti kita akan rapat bersama dengan Pak Mendagri untuk membicarakan arah kebijakan ke depan untuk sekolah-sekolah yang muridnya sangat sedikit," jelasnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags