Gelombang Panas Ekstrem di Prancis Tewaskan Sekitar 1.000 Orang

- Minggu, 28 Juni 2026 | 17:54 WIB
Gelombang Panas Ekstrem di Prancis Tewaskan Sekitar 1.000 Orang

Otoritas kesehatan Prancis melaporkan sekitar 1.000 kematian berlebih selama gelombang panas ekstrem yang melanda sejak pekan lalu. Data sementara dari Lembaga Kesehatan Masyarakat Prancis (Public Health France) itu dihitung mulai 24 Juni dan dibandingkan dengan rata-rata kematian pada periode yang sama di bulan-bulan sebelumnya.

"Sejak 24 Juni, sekitar 1.000 kematian tambahan (data sementara) tercatat dibandingkan jumlah kematian pada bulan-bulan sebelumnya," demikian pernyataan lembaga tersebut, dikutip AFP.

Wilayah yang berstatus siaga merah akibat suhu panas menjadi daerah dengan dampak paling besar. Sebanyak 85 persen korban meninggal berusia 65 tahun ke atas. Public Health France juga mencatat lonjakan kematian paling banyak terjadi di rumah, terutama di kawasan Île-de-France yang meliputi Paris dan sekitarnya.

"Temuan ini menjadi pengingat pentingnya solidaritas terhadap mereka yang hidup sendiri atau mengalami kesepian, termasuk di kawasan perkotaan yang padat penduduk," tulis Public Health France.

Lembaga itu mengingatkan bahwa jumlah korban masih bisa bertambah karena data yang dihimpun belum final dan kemungkinan masih lebih rendah dari kondisi sebenarnya. Gelombang panas yang melanda Prancis dalam beberapa hari terakhir membuat suhu di banyak wilayah menembus 40 derajat Celsius. Namun, pada Minggu suhu mulai berangsur turun setelah cuaca ekstrem berlangsung selama beberapa hari.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags