Makassar kembali ramai. Setelah momen tenang Lebaran, gelombang arus balik Idulfitri 1447 Hijriah kini membanjiri kota ini dengan ribuan kendaraan. Menurut catatan resmi, angkanya cukup mencengangkan: lebih dari 171 ribu kendaraan telah masuk ke Makassar selama periode puncak.
Andy Sanjaya, Plt Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sulsel, menjelaskan bahwa pengawasan ketat telah dilakukan sejak pertengahan Maret. "Kami siagakan sejumlah personil selama 18 hari penuh," ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Lonjakan terlihat nyata. Di pos penimbangan Maccopa, Maros, pada 23 Maret lalu tercatat 66.208 unit kendaraan melintas. Itu artinya naik hampir 20 persen. Kendaraan pribadi memang mendominasi, tapi angkutan umum juga ikut ramai.
Di terminal tipe A, misalnya, hampir dua ribu penumpang memadati bus AKAP dan AKDP yang akan membawa mereka kembali ke berbagai penjuru Sulsel. Aktivitas pelabuhan penyeberangan pun tak kalah sibuk, dengan ratusan penumpang dan kendaraan yang mulai antre.
Konsekuensinya? Kemacetan. Beberapa titik seperti perbatasan Maros-Makassar dan jalur poros Panaikang di Takalar sempat menjadi titik jenuh. Penyebabnya beragam, mulai dari antrean panjang di SPBU, simpang siur arus kendaraan di persimpangan, sampai aktivitas pasar yang ikut merambah ke badan jalan nasional.
Artikel Terkait
Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tiba di Rumah Duka di Pondok Pinang
Iran Beri Sinyal Positif, Kapal Pertamina Dipertimbangkan Lintasi Selat Hormuz
Herdman Kagumi Atmosfer GBK: Atmosfer yang Sangat Unik
Menteri Pendidikan Ajak Umat Hindari Debat Kusir, Utamakan Fastabiqul Khairat