Memang, dampaknya bisa jauh lebih besar. Kemlu mengingatkan bahwa ketegangan di Timur Tengah ini berpotensi mengganggu stabilitas regional, bahkan perdamaian global. Nah, bagi Warga Negara Indonesia yang berada di Iran, imbauannya jelas: tetap tenang, waspada, dan patuhi arahan otoritas setempat.
Juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menyebut pemantauan situasi dilakukan terus-menerus. Fokus utama KBRI Teheran saat ini adalah komunikasi intensif dengan WNI di sana. Mereka bahkan sudah mengeluarkan edaran berisi langkah-langkah praktis yang bisa dilakukan warga di kediaman masing-masing untuk menjaga keselamatan.
"Kami akan terus melakukan asesmen menyeluruh terhadap situasi keamanan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan WNI,"
tegas Yvonne.
Ia mengulang imbauan agar WNI meningkatkan kewaspadaan dan menjaga komunikasi dengan KBRI. Untuk keadaan darurat, dua hotline disiapkan: 98 9914668845 / 98 902 466 8889 (KBRI Teheran) dan 62 812-9007-0027 (Direktorat Pelindungan WNI Kemlu).
Situasinya masih berkembang. Semua mata kini tertuju pada langkah-langkah berikutnya, baik di medan tempur maupun di meja diplomasi.
Artikel Terkait
Iran Lancarkan Serangan Rudal Balistik ke Aset Militer AS dan Israel di Timur Tengah
Indonesia Tawarkan Mediasi Langsung Presiden untuk Redakan Ketegangan AS-Iran
AS dan Israel Lancarkan Serangan Langsung ke Iran, Timur Tengah di Ambang Konflik Terbuka
Tiga Eks Kapolres Alami Rotasi dalam Mutasi Polri Akhir Februari 2026