Ia tak lupa mengapresiasi kinerja Satgas Pangan Polri. Mereka aktif menindak praktik yang merugikan, terutama saat momen rawan seperti Natal dan Tahun Baru. Penegakan hukum di sektor distribusi pun diperketat.
Intinya, bagi Amran, ketahanan pangan bukan cuma urusan bibit dan pupuk. Ini soal sinergi. Ketika kebijakan, pengawasan, dan penegakan hukum berjalan beriringan, hasilnya bisa luar biasa.
"Ketika semua bekerja bersama, hasilnya luar biasa. Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dalam waktu singkat dan bahkan mulai memperkuat posisi sebagai negara pengekspor,"
katanya lagi.
Ke depan, komitmen untuk bekerja sama ini akan terus ditingkatkan. Fokusnya pada pengembangan hilirisasi dan penguatan lumbung pangan dari tingkat desa. Tujuannya jelas: menciptakan nilai tambah dan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.
Amran menutup pernyataannya dengan optimisme. Kolaborasi, baginya, adalah kunci untuk melangkah lebih jauh.
"Dengan sinergi yang solid, kita bukan hanya menjaga pangan hari ini, tapi menyiapkan masa depan Indonesia sebagai pengendali pangan dunia,"
pungkasnya.
Artikel Terkait
Spanyol Hancurkan Serbia 3-0 dalam Uji Coba, Oyarzabal Cetak Brace
Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Tembus Rp2,8 Jutaan per Gram
Longsor Rusak Parah Jalan di Barru, Warga dan Akademisi Desak Perbaikan Segera
Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 GP Amerika