Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center UI, Wujudkan Paradigma Baru Pekerja Migran

- Selasa, 03 Februari 2026 | 08:30 WIB
Menteri Mukhtarudin Resmikan Migrant Center UI, Wujudkan Paradigma Baru Pekerja Migran

Peran perguruan tinggi dinilai krusial. UI, dan kampus lain pada umumnya, diharapkan menjadi mesin pencetak tenaga kerja yang siap bersaing. Melalui Migrant Center, standarisasi kompetensi yang sesuai industri modern di luar negeri bisa tercipta.

Mukhtarudin menyebut ini kerja keroyokan. "Kampus menjadi motor penggerak riset dan pelatihan, sementara pemerintah daerah menjadi garda terdepan dalam penyiapan warga. Ini adalah kerja keroyokan untuk memastikan perlindungan dari sebelum berangkat hingga kembali ke tanah air," tandasnya.

Sinergi ini selaras dengan tema Dies Natalis UI tahun ini: "UI Unggul Impactful, Fondasi Mandiri, Akselerasi Dampak". KemenP2MI optimis, dengan kemitraan empat pihak ini, target penyediaan tenaga kerja berkualitas bisa tercapai lebih cepat.

Detil Kerja Sama

Langkah strategis ini mencakup kerja sama erat dengan pemerintah daerah. Mukhtarudin menggarisbawahi tiga poin utama kolaborasi tersebut.

Pertama, MoU dengan UI fokus pada pembentukan Migrant Center sebagai pusat kajian, pelatihan, dan advokasi berbasis riset.

Kedua, MoU dengan Wali Kota Depok lebih menitikberatkan pada penguatan basis data dan perlindungan keluarga pekerja migran di wilayah penyangga ibu kota.

Sedangkan yang ketiga, MoU dengan Wali Kota Sukabumi bertujuan mengoptimalkan kantong-kantong pemberangkatan melalui edukasi dan pengawasan yang lebih ketat di tingkat lokal.

"Selaras dengan tema UI Unggul Impactful, pembentukan Migrant Center ini adalah bukti nyata 'Akselerasi Dampak'," tegas Mukhtarudin. "Kita ingin riset UI tidak hanya berhenti di perpustakaan, tapi menjadi fondasi mandiri bagi perlindungan pekerja kita."

Harapannya, kolaborasi ini bisa jadi pilot project bagi daerah lain di Indonesia.

"Semoga UI terus menjadi motor penggerak pembangunan Indonesia yang inklusif. Dengan adanya Migrant Center dan dukungan para Wali Kota, kita menciptakan ekosistem pelindungan yang utuh dari hulu hingga hilir," pungkasnya menutup acara.


Halaman:

Komentar