Isu reshuffle kabinet Prabowo lagi-lagi jadi perbincangan hangat. Di tengah ramainya spekulasi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi akhirnya memberikan tanggapannya.
Menurut Prasetyo, soal pergantian menteri sepenuhnya ada di tangan presiden. Itu hak prerogatifnya.
"Kalau berkenaan dengan masalah kabinet atau istilahnya yang kemudian ramai ini kan reshuffle gitu. Bahwa yang perlu dipahami masalah kabinet ini kan hak prerogatif dari Bapak Presiden,"
Ucap Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat lalu. Suasana saat itu terlihat cukup santai meski topiknya sensitif.
Dia lalu menjelaskan lebih lanjut. Prabowo, katanya, tak pernah berhenti mengevaluasi kinerja para pembantunya. Evaluasi rutin ini penting untuk memastikan semua program berjalan sesuai harapan. Dari situ, presiden bisa menentukan langkah apa yang perlu diambil ke depan.
"Nah bilamana kemudian Bapak Presiden misalnya merasa perlu melakukan perbaikan atau perlu melakukan pergantian, ya itu sepenuhnya beliau yang tahu. Karena beliaulah yang sehari-hari memonitor seluruh kinerja dari para pembantunya di kabinet,"
Jelas Prasetyo dengan nada tenang.
Lalu, bagaimana dengan performa menteri dan wamen saat ini? Prasetyo mengaku, sejauh ini presiden belum menemukan kinerja yang mengecewakan. Semua berjalan sebagaimana mestinya.
"Sejauh ini, sejauh ini belum. Makanya kalau ada isu ya namanya isu atau gosip ya,"
Tuturnya, sedikit tersenyum. Pernyataan itu sekaligus seperti ingin meredam desas-desus yang beredar luas di masyarakat dan media. Intinya, semua masih berjalan normal, dan jika pun ada perubahan, itu murni wewenang dan pertimbangan sang pemimpin.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu