Pagi itu di Jalan Abdullah Syafei, Jakarta Selatan, suasana tiba-tiba ricuh. Sebuah truk bermuatan menabrak separator jalan, persisnya jelang JLNT Casablanca, Tebet. Kejadiannya sekitar pukul 08.48 WIB, Selasa (20/1). Akibatnya? Lalu lintas langsung tersendat.
Menurut informasi yang beredar dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya di media sosial, truk itu nyemplung ke pembatas jalan. "Sedang dalam penanganan," begitu bunyi postingan mereka. Imbasnya, arus menuju Kuningan langsung terpantau padat merayap.
“08,48 Sebuah kendaraan Truk Muatan mengalami kecelakaan menabrak pembatas jalan di Jl. Abdullah Syafei Jakarta Selatan, saat ini sedang dalam penanganan, imbas dari kejadian tersebut arus lalu lintas menuju arah Kuningan terpantau padat,”
Petugas kepolisian pun sigap bergerak. Mereka langsung turun ke lokasi bukan cuma untuk mengevakuasi kendaraan yang rusak, tapi juga mengurai kemacetan yang sudah mulai mengular. Situasinya sempat kacau, tapi penanganan dilakukan cukup cepat.
Di sisi lain, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto, memastikan bahwa masalah ini sudah ditangani timnya. Ia menyebut kondisi jalan sudah kembali normal.
“Sudah ditangani gakkum, kondisi jalan sudah lancar,”
Benar saja, arus lalu lintas di lokasi kejadian dilaporkan sudah normal kembali. Kendaraan bisa melintas seperti biasa. Meski begitu, polisi tetap mengingatkan. Mereka mengimbau para pengendara agar selalu waspada dan taat aturan. Jalanan itu kadang tak terduga, dan kehati-hatian adalah kunci utamanya.
Jadi, meski sempat bikin jantung berdebar bagi pengguna jalan yang terjebak macet, insiden pagi itu akhirnya beres juga. Lalu lintas kembali mengalir, meninggalkan separator yang rusak sebagai saksi bisu.
Artikel Terkait
Polda Papua Bongkar Praktik Ilegal BBM Subsidi di Merauke, Negara Rugi Hingga Rp197 Juta
Kuasa Hukum Jusuf Kalla Sebut Ada Gerakan Terpola di Balik Pemotongan Video Ceramah Mati Syahid
IHSG Terus Terkoreksi ke 7.072, Sinyal Rebound Jangka Pendek Mulai Terlihat
KPK Endus Oknum Klaim Bisa Atur Perkara di Kasus Korupsi Bea Cukai