Suasana siang di Jalan Madukoro, Semarang, Selasa lalu, tiba-tiba berubah mencekam. Sebuah minibus bertuliskan "Belajar Mengemudi" terhenti begitu saja di tengah rel kereta api. Persis saat sirene peringatan mulai berbunyi nyaring.
Menurut sejumlah saksi, pengemudi yang sedang latihan itu tampak panik. Mobilnya mendadak mogok, terjebak di area paling berbahaya. Situasinya benar-benar genting.
Kebetulan, tepat di belakang minibus itu ada mobil dinas polisi. Yang menumpanginya adalah Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto. Mobil mereka sendiri sudah berhenti di balik palang pintu yang tertutup.
Melihat bahaya yang nyaris terjadi, Artanto tak berpikir panjang. Dia dan sopirnya langsung melompat keluar, berlari ke arah mobil mogok itu. Dengan sekuat tenaga, mereka mulai mendorongnya keluar dari bantalan rel.
"Kondisinya waktu itu memang genting dan berbahaya karena mobilnya di tengah-tengah rel. Itu saya spontan langsung minta driver untuk turun. Ayo kita evakuasi, kita dorong bersama,"
Ujar Artanto, menceritakan kejadian sehari setelahnya.
Untungnya, aksi mereka tak sendirian. Beberapa warga yang melihat kejadian itu segera ikut turun tangan. Dorongan bersama itu akhirnya membuahkan hasil. Hanya berselang sekitar 15 detik sebelum kereta melintas dengan kencang, mobil itu sudah berhasil diselamatkan.
"Alhamdulillah ada satu warga yang bantuin dorong. Selamat semua. Saya benar-benar deg-degan saat itu karena kereta sudah dekat sekali. Alhamdulillah tidak ada yang terluka,"
Kenangnya, masih merasa ngeri.
Peristiwa nyaris celaka ini jadi pengingat yang keras. Artanto pun mengimbau para pengendara, terutama yang baru belajar, untuk ekstra hati-hati di perlintasan kereta.
"Perlintasan kereta api adalah titik rawan yang membutuhkan kewaspadaan penuh. Pengendara harus memastikan kondisi kendaraan prima dan tetap tenang, agar tidak terjadi situasi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,"
Pungkasnya. Sebuah pesan sederhana, tapi bermakna sangat dalam setelah pengalaman mengerikan yang dialaminya langsung di lokasi.
Artikel Terkait
Ibu Laporkan Perawat RSHS Bandung atas Dugaan Percobaan Penculikan Bayi
Kejati Sulsel Periksa Mantan Pimpinan DPRD Terkait Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar
Pria di Bandung Barat Tewas Ditikam Teman Sekontrakan Usai Dituduh Mencuri
Nelayan Temukan Sabu Lebih dari Satu Kilogram di Pantai Pangkep