Nah, coba sekarang lihat. Coba perhatikan keluarga itu, istri, anak, mantu. Lihat tas yang mereka jinjing, perhiasan yang berkilau, pakaian, sepatu, sampai gaya hidupnya. Dijamin, kamu bakal geleng-geleng kepala. Kaget setengah mati.
Memang sih, sang bapak terlihat tetap jualan kesederhanaan. Tapi jangan salah, dialah otak di balik semua ini. Dialah yang punya jurus-jurus maut, yang bikin jutaan orang memilih wapres dengan karakter seperti itu. Belum lagi soal partai yang dulu vokal anti-dinasti, eh malah dia yang kuasai sekarang. Ironis banget, lebih Orba daripada Orba sendiri.
Postingan ini nyinyir? Ya iyalah, dong! Jokowi kan mantan pejabat negara, keluarganya juga pejabat. Mereka wajib dapat sinyiran. Apalagi buat kita yang bayar pajak miliaran di negeri ini. Kita punya hak untuk nyinyir.
Eh, tapi kamu malah sibuk rebutan bansos, kartu prakerja, sembako, kaos, atau amplop? Ya sudah.
Nggak heran kalau kamu cuma bisa mingkem lihat keadaan. Mirip-mirip lah sama keluarga pejabat tadi, cuma beda level aja. Sama-sama numpang hidup dari uang negara.
Tere Liye, penulis novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar".
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Godok Mutasi 314 Guru untuk Atasi Ketimpangan Distribusi
Bentrokan di Pemakaman Tolikara Tewaskan Satu Warga, Empat Polisi Terluka
Damkar Makassar Aktifkan Tujuh Posko Siaga Antisipasi Kebakaran dan Kekeringan
Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen