Aceh – Di tengah upaya pemulihan pascabencana, suara Imam Besar Habib Rizieq Syihab menyerukan aksi yang lebih konkret. Ia menekankan, yang paling mendesak sekarang bukanlah perdebatan klasifikasi, melainkan pembentukan satuan tugas penanggulangan bencana yang benar-benar bekerja dalam skala nasional. Tanpa itu, koordinasi dan kecepatan penanganan bakal terhambat.
Pernyataan itu disampaikannya dalam ceramah di Masjid Al Hijrah, Kota Padang, Senin lalu (9/1/2026).
“Jangan hanya berdebat soal ini bencana nasional atau bukan,” tegasnya.
“Yang paling penting satgas penanggulangan bencana harus segera dibentuk dan bekerja dengan skala nasional.”
Menurutnya, gagasan satgas nasional punya tujuan yang jelas: agar ada perwakilan pemerintah pusat yang benar-benar turun ke lapangan. Mereka tak cuma datang sesekali, tapi berkantor di daerah terdampak. Dengan begitu, keputusan yang diambil bisa berdasarkan kondisi riil yang dilihat sendiri, bukan sekadar laporan.
Di sisi lain, Habib Rizieq juga mendorong pemerintah agar lebih terbuka. Pintu untuk bantuan internasional, katanya, perlu dibuka lebar-lebar jika ingin pemulihan berjalan lebih cepat.
Artikel Terkait
Iran Klaim Siap Hadapi Perang, AS Ancang-ancang Opsi Keras
Gudang Solar Ilegal di Muara Enim Ludes Terbakar, Warga Beruntung Tak Jadi Korban
Polisi Gagalkan Lab Vape Narkoba di Apartemen Mewah Pluit
Mobil Dinas Kemenhub Ngebut di Bahu Tol, Ditjen Perhubungan Laut Buka Pemeriksaan