Indonesia Raih Prestisi, Diplomatnya Pimpin Dewan HAM PBB di 2026
Jenewa, awal Januari ini, memberikan kabar baik bagi diplomasi Indonesia. Sidharto Reza Suryodipuro, seorang diplomat kawakan, terpilih menjadi Presiden Dewan HAM PBB untuk tahun 2026. Ini jelas sebuah pencapaian yang patut dicatat.
Pemilihan berlangsung di markas Dewan di Jenewa. Suryodipuro maju sebagai calon tunggal dari Kelompok Asia-Pasifik, yang memang mendapat hak untuk mengajukan kandidat tahun ini. Prosesnya melibatkan 47 negara anggota. Bersama Indonesia, blok regional ini juga diisi oleh negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.
Nantinya, dia akan mengambil alih kepemimpinan dari Jurg Lauber dari Swiss. Tugasnya cukup padat: memimpin tiga sesi utama Dewan yang rencananya digelar pada Februari, Juni, dan September 2026. Tak cuma mengarahkan persidangan, Suryodipuro juga akan mengawasi Mekanisme Tinjauan Periodik Universal. Mekanisme itu adalah proses penting untuk menilai kondisi HAM di semua negara anggota PBB.
Dalam sambutannya, Suryodiporo menekankan komitmen panjang Indonesia.
Artikel Terkait
KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Terkait Kasus Pemerasan
Warga dan Petugas Bersihkan Kanal Penuh Sampah di Makassar untuk Antisipasi Banjir
Kejaksaan Agung Mutasi Sejumlah Pejabat, Termasuk Kajati Sulawesi Selatan
Dirjen Imigrasi: Dominasi WN Tiongkok dalam Pelanggaran Imigrasi Karena Proporsi Terbesar