Pengumuman ini tentu langsung memantik rasa penasaran. Di media sosial, terutama di kalangan yang mengikuti narasi politik terkini, kode "FUFUFAFA" sudah bukan rahasia lagi. Ia merujuk pada satu nama yang sedang berada di puncak perbincangan.
Buku seperti ini jarang muncul. Pendekatan neurosains untuk menganalisis figur pemimpin memang masih terasa baru, setidaknya di tanah air. Apakah hasil bedahnya nanti akan berupa kritik tajam, atau justru sebuah eksposé atas cara berpikir dan bertindak sang subjek? Kita tunggu saja.
Yang jelas, Dokter Tifa tidak sendirian. Ada banyak yang menunggu, ada juga yang tentu sudah meradang membaca pengumuman ini. Tapi itulah yang diharapkan dari sebuah karya yang ingin menggebrak: membuat orang berhenti sejenak dan berpikir.
"SEGERA akan menemui anda," begitu penutup pengumumannya. Siapapun yang tertarik dengan persilangan sains, politik, dan perilaku manusia, mungkin perlu menyisihkan waktu untuk membacanya.
(@DokterTifa)
Artikel Terkait
Iran Klaim Campur Tangan Asing, 51 Korban Jiwa Tewas dalam Gelombang Unjuk Rasa
Isu Kabur dan Aset Miliaran: Mengapa Narasi Pelarian Khamenei Tak Menyentuh Realitas?
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Dugaan Manipulasi Pengurangan Pajak
Poligami Dihukum Lebih Berat, Kohabitasi Diringankan: Paradoks KUHP Baru