Isu ketiga yang tak kalah panas adalah soal pendanaan untuk pendidikan politik. Ferry berharap semua partai, baik yang di dalam maupun di luar Senayan, bisa mendapat sokongan negara untuk kegiatan itu. Terakhir, pembahasan akan menyentuh sistem pemilu. Mereka berniat mengusulkan sistem campuran.
“Kami ingin menawarkan itu dalam setiap aktivitas kami,” katanya.
Rencananya, semua pembahasan akan dikomunikasikan dan dikoordinasikan lewat Badan Pekerja Sekber. “Kick-off hari ini jadi tanda mulai. Badan Pekerja akan langsung merumuskan isu-isu strategis tadi,” tegas Ferry.
Lalu, apa tujuannya? Hasil rumusan itu nantinya bakal dibawa sebagai rekomendasi. Ferry menyatakan, outputnya adalah untuk memberi masukan dan mendesak para pembuat undang-undang, baik di pemerintah maupun DPR.
“Usulan dari kami, partai non-parlemen, ini strategis,” ucapnya meyakinkan.
Intinya, ruang gerak yang ingin mereka perjuangkan adalah soal kedaulatan rakyat. “Suara rakyat jangan sampai hilang. Ini prinsip yang akan kami sampaikan ke pembuat UU,” pungkas Ferry menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Kebakaran Hanguskan Ruko Grosir Sepatu di Pematangsiantar, Tak Ada Korban Jiwa
Mobil Avanza Terjun ke Sungai di Bangkalan, Pengemudi Diduga Keliru Injak Gas
Sekretaris Kabinet Benarkan Rencana Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia
Rem Truk Pasir Diduga Blong, Tabrak Truk Tronton di Sukoharjo