Ada video yang beredar, menyayat hati. Tampak Dhani membelah semak dengan tangan, memanggil-manggil nama anaknya.
Sementara upaya darat terus digenjot, sebuah petunjuk unik muncul. Bukan dari medan, tapi dari media sosial. Sebuah papan kayu bertuliskan “Hi mantan, dapat salam dari Gunung Slamet 3428 mdpl” viral di akun @jejakpendaki. Papan itu ditemukan di dalam jaket Himawan.
Ternyata, papan pesan untuk mantan itu milik Ali. Dia pesan khusus online untuk foto di puncak. Temuan ini sekaligus jadi bukti bahwa Ali sempat mencapai area tinggi sebelum akhirnya terpisah dan hilang.
Basarnas Semarang sendiri tak main-main. Mereka kerahkan 70 personel gabungan, hasil seleksi ketat dari ratusan relawan yang mendaftar. Tiga tim disebar untuk menyisir dari Pos 3 ke Pos 5. Tim lain fokus di area puncak aliran air, perbatasan jalur Baturaden, Banyumas lokasi yang disebut Himawan tempat terakhir ia melihat Ali yang mengeluh kram parah.
Operasi diperpanjang dua hari lagi. Jika hingga Rabu, 7 Januari 2026, belum ada tanda-tanda, pencarian akan dihentikan sementara. Waktu terus berjalan, sementara Gunung Slamet masih menyimpan misterinya.
Artikel Terkait
Profesor Didin Soroti Tantangan Ideologis Umat Islam di Tengah Arus Sekularisasi
Rocky Gerung Soroti Isu Kemanusiaan dan Lingkungan dalam Pidato Megawati di Rakernas PDIP
Timothy Ronald dan Akademi Crypto Dilaporkan Polisi, Diduga Tipu Investor
Menkes Minta Rumah Rusak Tenaga Kesehatan Aceh Segera Diperbaiki