Teriakan Fuck Israel di Malam Tahun Baru: Ketika Ucapan Selamat Berubah Jadi Protes Global

- Rabu, 07 Januari 2026 | 17:40 WIB
Teriakan Fuck Israel di Malam Tahun Baru: Ketika Ucapan Selamat Berubah Jadi Protes Global

Bayangkan adegan film thriller yang mencekam. Seorang perempuan berlari sendirian di tengah gelapnya malam, langkahnya tergesa, napasnya mungkin tersengal. Seolah ada sesuatu atau seseorang yang mengejarnya.

Saat wajahnya tepat tertangkap kamera, dia berhenti. Lalu, dengan lantang, teriakannya memecah kesunyian.

"FUCK ISRAEL AND HAPPY NEW YEAR!"

Itu bukan adegan film. Itu ucapan Tahun Baru 2026 yang tiba-tiba membanjiri jagat maya, jadi trending global dalam sekejap. Sebuah pesan yang brutal dan penuh amarah, dibungkus dengan selamat tahun baru.

Lantas, apa sebenarnya arti frasa "FUCK ISRAEL" yang jadi sorotan itu?

Kalau kita tanya ke Google AI, jawabannya cukup lugas: itu adalah ekspresi kemarahan atau penghinaan yang sangat kasar terhadap Israel. Kata "fuck" sendiri, ya, itu umpatan tingkat tinggi dalam bahasa Inggris. Ia dipakai untuk meluapkan kebencian, penolakan, atau kemarahan yang sudah memuncak.

Nah, dalam konteks ini, jelas maksudnya adalah pengecaman. Biasanya terkait dengan konflik politik dan kemanusiaan yang sudah berlarut-larut. Intinya, ungkapan itu adalah bentuk sentimen anti-Israel yang sangat kuat, sering kali disuarakan sebagai bentuk dukungan kepada Palestina. Penggunaan kata makian itu sendiri sudah membuat pernyataannya jadi sangat provokatif, sengaja dibuat untuk mengguncang.

Menariknya, ada narasi yang berkembang di beberapa kalangan. Mereka berpendapat bahwa legitimasi Israel di mata dunia sudah runtuh. Dukungan terhadap negara itu dianggap hanya datang dari mereka yang dianggap "kehilangan rasa kemanusiaan". Pandangan yang keras, tentu saja.

Video perempuan itu pun langsung menyebar, memicu berbagai reaksi. Salah satu cuitan yang viral, dari akun @Partisan_12, hanya menulis:

"I wasn't again expecting that😭🀣"

Di sisi lain, ada juga yang merespons dengan dukungan terbuka. Seperti cuitan dari @se53228 yang sederhana namun tegas:

"πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ» FuckIsrael"

Adegan malam tahun baru yang singkat itu telah berubah menjadi simbol. Sebuah teriakan di dunia digital yang jauh lebih keras gaungnya daripada yang mungkin dibayangkan si pelari di kegelapan malam.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar