Sanders Kutuk Trump: Ini Imperialisme Terang-terangan di Venezuela

- Senin, 05 Januari 2026 | 21:25 WIB
Sanders Kutuk Trump: Ini Imperialisme Terang-terangan di Venezuela
Artikel - Revisi Gaya Bahasa

Jakarta – Donald Trump dinilai tak punya hak. Hak untuk memerintahkan Amerika Serikat berperang di Venezuela. Penilaian keras ini datang dari Senator Bernie Sanders, menyusul aksi militer AS yang berujung pada penculikan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro.

Lewat akun Instagram pribadinya, politikus senior itu tak sungkan menyampaikan kritik pedas. Menurutnya, AS sama sekali tak berhak mengatur Venezuela.

"Amerika Serikat tidak berhak mengatur Venezuela," ujarnya tegas.

Baca juga: Operasi Penculikan Presiden Maduro Tewaskan 80 Orang, Potensi Bertambah.

Sanders mendesak Kongres untuk segera bertindak. Ia mendorong agar lembaga legislatif itu mengesahkan resolusi kekuasaan perang. Tujuannya jelas: menghentikan operasi militer yang ia sebut ilegal itu dan menegaskan kembali tanggung jawab konstitusional Kongres. Tanpa langkah tegas, menurutnya, tindakan AS ini melanggar hukum internasional dengan terang-terangan.

Di sisi lain, Sanders memperingatkan bahaya yang lebih besar. Logika semacam ini, katanya, berpotensi membuka pintu bagi pemimpin dunia lain untuk menyerang negara tetangga. Motivasinya bisa macam-macam: merebut sumber daya alam atau sekadar menggulingkan pemerintahan yang tak disukai.

Ia bahkan menyamakan pendekatan Trump dengan "logika mengerikan" yang dipakai Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membenarkan serangan ke Ukraina. Mirip, tapi konteksnya berbeda.

Menurut analisis Sanders, di balik semua ini ada upaya Trump menghidupkan kembali Doktrin Monroe. Sebuah pandangan usang yang menganggap AS punya hak untuk mendominasi Amerika Latin. Ambisi lain yang juga tercium kuat adalah keinginan menguasai cadangan minyak Venezuela, yang terbesar di dunia. Sanders tak ragu menyebutnya sebagai imperialisme gaya baru.

"Ini adalah imperialisme terang-terangan," tegas Sanders.

"Ini mengingatkan kita pada babak-babak paling gelap intervensi AS di Amerika Latin, yang telah meninggalkan warisan mengerikan. Hal ini akan dan harus dikutuk oleh dunia demokrasi."

Di akhir pernyataannya, Sanders memberikan saran atau lebih tepatnya, tuntutan kepada Trump. Alih-alih mengobarkan konflik di luar negeri, sebaiknya Presiden AS itu fokus menyelesaikan berbagai krisis dalam negeri. Bagi Sanders, dengan tindakan seperti ini, Trump telah gagal menjalankan tugas utamanya sebagai pemimpin.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar